Suara Kita News.com – KARAWANG — Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 momentumnya tidak boleh sekadar dinikmati sebagai agenda seremonial tahunan. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumdam Tirta Tarum Karawang menegaskan pentingnya menaruh perhatian besar pada peran strategis generasi muda sebagai motor penggerak perubahan di daerah.
Melalui tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia,” semangat ikrar nasional 1928 dinilai masih sangat relevan dalam menjawab tantangan modernisasi dan pembangunan daerah saat ini. Pemuda tidak lagi diposisikan sebagai penonton, melainkan sebagai subjek utama dalam pembangunan peradaban bangsa.
Perumdam Tirta Tarum Karawang menggarisbawahi bahwa tiga nilai mendasar dari Sumpah Pemuda harus ditransformasikan ke dalam etos kerja profesional dan dinamika sosial masyarakat:
- Patriotisme Era Digital: Pengabdian terhadap bangsa masa kini diwujudkan melalui penguasaan teknologi, kedaulatan informasi, inovasi pelayanan publik, serta upaya membawa potensi lokal Karawang bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
- Ketahanan dan Adaptabilitas: Di tengah arus disrupsi ekonomi dan teknologi, generasi muda dituntut memiliki daya tahan mental yang kuat, fleksibilitas beradaptasi, serta keberanian dalam merealisasikan gagasan solutif.
- Empati Sosial: Pertumbuhan ekonomi dan modernisasi harus berjalan selaras dengan kepedulian sosial. Nilai empati dan kebersamaan menjadi landasan penting agar proses pembangunan bersifat inklusif dan merata.
Direksi beserta manajemen Perumdam Tirta Tarum Karawang memandang bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif talenta-talenta muda, baik di sektor pemerintahan, BUMD, maupun industri kreatif.
Reaktualisasi semangat Sumpah Pemuda kini bertumpu pada keberanian generasi muda untuk melangkah keluar dari wacana pasif, mengonsolidasikan potensi, serta membuktikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Karawang dan Indonesia.
Penulis : Yerrydewa





