Suara Kita News, KARAWANG — Niat hati ingin berlindung dari hujan demi kelancaran perjalanan pagi, seorang karyawan swasta justru harus menghadapi petaka. Di saat fajar baru menyingsing dan warga mulai bersiap memulai hari, sebuah aksi pembegalan nekat terjadi di kawasan pertokoan H. Wade, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Selasa (27/10/2026) pagi.
Peristiwa yang merenggut satu unit sepeda motor Yamaha Aerox milik korban ini berlangsung tepat pukul 05.30 WIB di samping Pondok Pesantren Al-Hasby Nihayatul Amal, Dusun Cilempuk, RT 009/RW 003, Desa Purwamekar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika korban tengah bergegas berangkat untuk menjalankan rutinitas kerjanya. Namun, cuaca yang tidak bersahabat memaksa korban menepikan kendaraannya untuk berteduh sejenak dan bersiap mengenakan jas hujan.
Tanpa diduga, situasi yang semula tenang seketika berubah menjadi mimpi buruk. Tiga orang pemuda tak dikenal tiba-tiba mendekati korban. Tak hanya menggertak, para pelaku yang diduga kuat membawa senjata tajam melancarkan ancaman mematikan demi melumpuhkan nyali korban.
Dalam tekanan di bawah todongan senjata tajam, korban tak berdaya ketika para pelaku dengan leluasa merampas dan membawa kabur sepeda motor Yamaha Aerox kesayangannya.
Kasus ini kembali menyisakan catatan ironis sekaligus kekhawatiran mendalam bagi warga Karawang. Aksi kejahatan jalanan kini tak lagi mengenal waktu malam atau sepi. Pelaku dengan beraninya beraksi di pagi hari—saat aktivitas warga mulai menggeliat dan lingkungan sekitar mulai hidup.
Kejadian di Rawamerta ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara, khususnya pekerja yang harus mobilitas di waktu subuh atau pagi buta, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra di jalur-jalur rawan. Warga berharap aparat kepolisian segera turun tangan mengusut tuntas, memburu para pelaku bersenjata tajam tersebut, dan mengembalikan rasa aman di wilayah Karawang.
penulis : Red






