Suarakitanews.com – Middle Child Syndrome atau sindrom anak tengah bukan sekadar istilah psikologi populer. Fenomena ini sering kali dirasakan oleh anak tengah dalam keluarga, yang berada di antara si sulung yang sering jadi panutan dan si bungsu yang sering jadi pusat perhatian. Lantas, seperti apa sebenarnya karakteristik anak tengah?
Ciri-Ciri Anak Tengah
Menurut Werner (2023), anak tengah cenderung memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Merasa di bawah bayang-bayang saudara kandung
Anak tengah sering merasa “tidak terlihat” karena perhatian orang tua lebih terfokus pada kakak atau adik mereka. - Perfeksionis dan kompetitif
Untuk mendapatkan perhatian dan pengakuan, anak tengah bisa tumbuh menjadi pribadi yang perfeksionis dan sangat kompetitif. - Memiliki suasana hati yang stabil
Mereka terbiasa menghadapi dinamika keluarga, sehingga secara emosional cenderung lebih stabil. - Penengah dan pembawa perdamaian
Anak tengah sering menjadi jembatan yang menenangkan konflik antara kakak dan adik.
Anak Tengah di Layar Lebar: Representasi dalam Film Indonesia
Tak hanya di dunia nyata, karakter anak tengah juga banyak diangkat dalam film Indonesia. Berikut beberapa karakter anak tengah yang mencuri perhatian:
- Damar – Just Mom (2021)
Mewakili anak tengah yang penuh konflik batin tapi tetap berusaha menjadi anak yang berbakti. - Ara – Keluarga Cemara 2 (2022)
Sosok yang lembut tapi kuat, menunjukkan perjuangan anak tengah dalam mencari tempatnya di keluarga. - Laras – Gara-Gara Warisan (2022)
Anak tengah yang berusaha keras menengahi konflik keluarga sambil mempertahankan identitas dirinya. - Aurora – Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang (2023)
Gambaran sempurna dari anak tengah yang mencoba menyeimbangkan tuntutan keluarga dan keinginan pribadi.
Pesan Manis untuk Kamu, Si Tengah
“Sebagai kakak dan sekaligus adik, terima kasih ya sudah memberikan yang terbaik untuk semua peran yang harus kamu jalankan. Kamu harus tahu, you are appreciated and loved.” – StudioDjiwa
Kesimpulan
Middle Child Syndrome adalah hal yang nyata dan layak untuk dipahami lebih dalam. Baik dalam kehidupan nyata maupun dunia perfilman, anak tengah punya peran penting yang sering luput dari perhatian. Jadi, untuk kamu yang tumbuh sebagai anak tengah—tetaplah kuat, karena posisimu sangat berharga.
Penulis: Mita Putri








