Suara Kita News.com Karawang, 1 Oktober — Hari Kesaktian Pancasila tak boleh berhenti sebagai seremoni berulang tiap tahunnya. Di mata Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, momen bersejarah ini harus ditransformasikan menjadi bahan bakar perubahan nyata yang dampaknya langsung dirasakan oleh warga.
Pancasila, menurutnya, baru benar-benar “sakti” ketika nilai-nilainya mewujud dalam aksi konkret pemerintah dan keterlibatan aktif masyarakat.
“Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi harus menjadi momentum untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila dalam kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Aep.
Bagi Aep, tolok ukur utama dari nilai-nilai Pancasila di era modern adalah hadirnya negara di tengah rakyat. Ia menegaskan komitmen Pemkab Karawang untuk mengakselerasi pelayanan publik yang makin ramah dan bebas dari kerumitan birokrasi, sembari memastikan pembangunan tidak hanya berpusat di perkotaan.
Tiga sektor vital—pendidikan, kesehatan, dan ekonomi—menjadi prioritas utama agar seluruh lapisan masyarakat Karawang mendapatkan hak dan akses yang setara.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa roda pembangunan tak bisa berputar optimal jika hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi warga adalah kunci penyempurna.
“Kita semua turut mengambil peran dengan menjaga kerukunan, menaati aturan, merawat budaya gotong royong, serta ikut mengawal dan mendukung pembangunan di Kabupaten Karawang,” tuturnya.
Melalui spirit gotong royong dan pengawasan aktif dari warga, Karawang diharapkan tidak hanya tumbuh secara fisik dan ekonomi, tetapi juga kokoh secara sosial.
“Selamat Hari Kesaktian Pancasila 🇮🇩,” pungkas Aep, mengajak seluruh elemen daerah merapatkan barisan demi Karawang yang lebih maju dan inklusif.
Penulis : Yerrydewa





