Diplomat Indonesia Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak di Peru, Kemlu RI Sampaikan Duka Cita

  • News
  • September 13, 2025

Suarakitanews – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengonfirmasi kabar duka atas meninggalnya Zetro Leonardo Purba, staf diplomatik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, Peru. Zetro tewas ditembak pada Senin malam (1/9/2025) waktu setempat.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Selasa (2/9/2025), Kemlu RI mengucapkan belasungkawa mendalam.

“Kemlu RI turut berbelasungkawa atas berpulangnya Zetro Leonardo Purba (Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, Peru). Semoga amal ibadah almarhum diterima Tuhan YME dan keluarga diberikan keikhlasan serta kesabaran,” tulis Kemlu RI melalui pernyataan singkat dan unggahan story Instagram resminya.

Kronologi Penembakan

Media lokal Peru, 24 Horas, melaporkan insiden penembakan terjadi di distrik Lince, Lima, hanya beberapa meter dari apartemen yang ditempati Zetro. Saat kejadian, diplomat berusia 40 tahun tersebut sedang bersepeda bersama istrinya.

Namun, perjalanan mereka terhenti ketika seorang pria bersenjata menghadang. Pelaku menembakkan tiga peluru ke arah Zetro sebelum melarikan diri. Korban sempat dibawa ke Klinik Javier Prado, tetapi dokter menyatakan ia meninggal dunia.

Beruntung, istrinya tidak mengalami luka fisik. Saat ini ia berada di bawah perlindungan Kepolisian Peru.

Investigasi Polisi Peru

Kepolisian Nasional Peru langsung bergerak ke lokasi kejadian bersama tim forensik. Mereka mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap motif penembakan yang hingga kini belum terungkap.

“Petugas Kepolisian Nasional dan ahli forensik tiba di tempat kejadian untuk mengumpulkan bukti dan mengklarifikasi motif pembunuhan tersebut,” tulis laporan media Peru.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Peru disebut telah berkoordinasi dengan KBRI Lima untuk menangani kasus ini.

Profil Zetro Leonardo Purba

Zetro Leonardo Purba diketahui baru tiba di Peru sekitar lima bulan lalu untuk menjalankan tugas diplomatik. Sebelumnya, ia telah berpengalaman bertugas di berbagai perwakilan Indonesia di luar negeri, termasuk KBRI Den Haag, Belanda, dan KJRI Melbourne, Australia.

Kini, jejak pengabdian Zetro diakhiri dengan tragedi yang mengejutkan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga komunitas diplomatik Indonesia di mancanegara.

Penutup

Kabar duka meninggalnya Zetro Leonardo Purba menjadi pengingat atas risiko besar yang dihadapi diplomat Indonesia saat menjalankan tugas di luar negeri. Hingga kini, publik masih menantikan hasil investigasi otoritas Peru mengenai siapa pelaku dan apa motif di balik penembakan tersebut.

Penulis: Mita Putri

Mita Putri

Artikel Terkait

Laporan Khusus: Jejak Sunyi Sang “Manusia Bayangan Republik” Zulkifli Lubis

Suara Kita News. Com, Dalam lembaran sejarah Indonesia, panggung utama kerap dikuasai oleh mereka yang bersuara lantang di atas mimbar. Namun, di balik layar sejarah kemerdekaan, terdapat figur-figur yang memilih…

Lanjutkan Membaca

// // //
  • News
  • July 1, 2026
  • //
Biaya Visa Jepang Resmi Naik 5 Kali Lipat per 1 Juli 2026, Turis Indonesia Wajib Tahu!

Suarakitanews — Kabar penting bagi Anda yang berencana liburan ke Negeri Sakura: biaya visa Jepang naik secara signifikan mulai 1 Juli 2026. Kenaikan ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan lonjakan…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri