Suarakitanews.com – UTBK SNBT 2025 resmi dimulai pada 23 April hingga 3 Mei 2025. Namun, baru dua hari berjalan, sejumlah modus kecurangan UTBK berhasil terungkap oleh panitia pelaksana.
Menurut data resmi dari Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), terdapat 860.975 peserta yang bersaing memperebutkan 259.564 kursi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seluruh Indonesia. Namun, persaingan ketat ini rupanya mendorong sebagian peserta mengambil jalan pintas yang tidak sah.
Berikut adalah sejumlah modus curang dalam UTBK 2025 yang berhasil dibongkar oleh panitia:
1. Kamera Mikro Tersembunyi
Beberapa peserta diketahui menyembunyikan kamera mikro di anggota tubuh seperti behel, kuku, ikat pinggang, hingga kancing baju. Perangkat ini sulit terdeteksi karena tidak mengandung logam dan lolos dari metal detector.
2. Recording Desktop dan Smartphone
Ada peserta yang merekam soal UTBK melalui layar desktop dengan aplikasi tertentu atau menggunakan kamera HP. Tujuannya jelas: menyimpan soal untuk dibocorkan atau dikerjakan pihak lain.
3. Remote Desktop dari Luar Lokasi
Modus remote desktop juga terungkap. Peserta membuka akses ke komputernya agar soal dikerjakan oleh orang lain dari luar ruang ujian.
4. HP di Sepatu dan Badan
Beberapa peserta mencoba menyelundupkan ponsel yang ditempel di sepatu atau badan agar tetap bisa berkomunikasi selama ujian berlangsung.
5. Pakai Joki Ujian
Di Universitas Sumatera Utara (USU), sebanyak tujuh orang joki ditangkap. Mereka diketahui berasal dari luar daerah dan menggunakan identitas peserta asli untuk mengikuti ujian.
6. Mini Headset dan Modem Tersembunyi
Di Tasikmalaya, seorang peserta tertangkap membawa mini wireless headset, kamera kecil, modem, dan baterai. Alat-alat ini digunakan untuk mendapatkan jawaban secara real-time.
7. Menyamar sebagai Tunarungu
Kasus mencengangkan terjadi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Empat peserta pura-pura menjadi tunarungu, lalu menggunakan alat bantu dengar palsu yang ditanam di telinga untuk menerima jawaban dari luar.
Panitia Tegas: Tidak Ada Toleransi!
Ketua SNPMB 2025, Eduart Wolok, menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi bagi peserta yang melakukan kecurangan UTBK.
“Kami tidak akan memberikan toleransi sama sekali. Peserta yang terbukti curang akan langsung didiskualifikasi, bukan hanya dari UTBK, tapi juga dari seluruh sistem penerimaan PTN. Bahkan bisa dibawa ke ranah hukum jika modusnya terstruktur dan disengaja,” jelas Eduart dalam konferensi pers di kanal YouTube SNPMB, 25 April 2025.
Kesimpulan
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh peserta UTBK SNBT 2025 untuk mengikuti ujian dengan jujur dan sportif. Setiap bentuk kecurangan UTBK tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga mencederai integritas sistem pendidikan nasional.
Penulis : Mita Putri
Sumber : Antara, Youtube SNPMB








