Sengketa Tanah di Karawang: Warga Merasa Dizalimi, BPN Diminta Bertanggung Jawab

Suara Kita News.com -Ratusan warga Johar Barat, Karawang Wetan, Karawang Timur, menggelar aksi protes pada Rabu (12/2) menolak pengukuran tanah yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang. Aksi ini didominasi oleh para ibu yang menangis dan memohon keadilan atas tanah yang mereka beli dengan susah payah, namun kini menjadi sengketa.

Warga Johar Barat ini berharap agar Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, dapat membantu mereka dalam memberantas mafia tanah dan mengembalikan hak kepemilikan mereka yang sah. Mereka dengan tegas menolak pengukuran tanah yang dilakukan oleh BPN, karena mereka yakin tanah tersebut adalah milik mereka berdasarkan transaksi jual beli yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.

Menurut koordinator aksi, Olay, sengketa tanah ini bermula sejak tahun 2002. Saat itu, puluhan warga membeli tanah kaveling dari Suroso, baik secara tunai maupun angsuran, dan melunasi pembayaran pada tahun 2005. Namun, pada tahun 2012, seorang bernama Eryanto muncul dan mengklaim sebagai pemilik sah tanah seluas 1,2 hektare tersebut. Ia kemudian menggugat warga melalui jalur hukum.

“Warga sudah berjuang melalui pengadilan, dari Pengadilan Negeri hingga Pengadilan Tinggi, dan kami dinyatakan menang. Namun, ketika kasus ini sampai di Mahkamah Agung (MA), kami justru kalah,” ujar Olay dengan nada penuh kekecewaan.

Warga merasa bahwa keputusan MA tidak adil dan mencurigai adanya praktik mafia tanah yang bermain di balik sengketa ini. Mereka menuntut agar pemerintah segera turun tangan dan melindungi hak-hak mereka yang terancam dirampas.

Aksi protes ini berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian untuk mencegah terjadinya kericuhan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak BPN Karawang terkait tuntutan warga Johar Barat ini.

Penulis : Dewa

Editor : Hendrik

  • Artikel Terkait

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Suara Kita News, Karawang – Gerakan atau forum Gelo Commando 2026 secara resmi menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia dengan mengusung 8 Poin Aspirasi Rakyat. Berbagai tuntutan ini mencakup isu kesejahteraan sosial,…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Suara Kita News.com, Pilkades Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, tengah menjadi sorotan hangat. Di tengah panggung pertarungan empat kandidat kuat, atmosfer pemilihan kali ini terasa jauh berbeda. Warga tidak lagi sekadar…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri