SPMB Gantikan PPDB: Transformasi Sistem Penerimaan Siswa Baru 2025

Jakarta, Suara Kita News – Kabar mengejutkan datang dari dunia pendidikan Indonesia. Pemerintah telah mengumumkan bahwa sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan bertransformasi menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mulai tahun 2025. Perubahan ini tentu saja menimbulkan pertanyaan, mengapa perubahan ini dilakukan?

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh anak bangsa. Sistem PPDB yang sebelumnya diterapkan dinilai masih memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki.

Perubahan Signifikan dalam SPMB

Salah satu perubahan paling mencolok adalah penggantian istilah “peserta didik” menjadi “murid.” Menurut Mendikdasmen, istilah “murid” lebih familiar, menarik, dan mencerminkan nilai kekeluargaan dalam dunia pendidikan.

Selain itu, terdapat perubahan dalam jalur penerimaan siswa. Jika sebelumnya dikenal istilah zonasi, maka dalam SPMB akan menggunakan istilah domisili. Perubahan ini dilakukan untuk mengatasi celah kecurangan yang sering terjadi dalam sistem zonasi, seperti pembuatan kartu keluarga (KK) palsu.

Jalur Penerimaan dalam SPMB
  1. Jalur Domisili: Jalur ini mirip dengan zonasi, namun dengan penyesuaian berdasarkan tempat tinggal murid.
  2. Jalur Prestasi: Penerimaan melalui jalur ini didasarkan pada prestasi akademik dan non-akademik siswa.
  3. Jalur Afirmasi: Jalur ini diperuntukkan bagi siswa disabilitas atau siswa dari keluarga kurang mampu. Kuota untuk jalur afirmasi akan diperluas untuk memberikan kesempatan yang lebih besar bagi mereka yang membutuhkan.
  4. Jalur Mutasi: Jalur ini terkait dengan penugasan orang tua dan kuota untuk anak guru yang mengajar di sekolah tertentu.

Perubahan sistem penerimaan siswa baru ini tentu saja akan mempengaruhi banyak pihak. Oleh karena itu, Mendikdasmen akan melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri untuk membahas dukungan terkait sistem SPMB. Selain itu, rancangan SPMB juga telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya perubahan ini, diharapkan sistem penerimaan siswa baru dapat menjadi lebih baik, lebih adil, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Mita Putri

Artikel Terkait

Dugaan Mark-Up Anggaran Sekolah Rakyat: Harga Sepatu hingga Bingkai Foto Presiden Dinilai Tidak Wajar

Suarakitanews – Dugaan penggelembungan anggaran atau mark-up dalam program Sekolah Rakyat menjadi sorotan publik setelah sejumlah harga barang pengadaan dinilai jauh di atas harga pasar. Temuan tersebut ramai diperbincangkan di…

Lanjutkan Membaca

// // //
Dedikasi Mohtar Efendi Dampingi Penyandang Tuli Belajar Al-Qur’an Selama 5 Tahun

Suarakitanews, Pamekasan – Dedikasi Mohtar Efendi mengajarkan Al-Qur’an kepada penyandang tuli di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menjadi inspirasi tentang arti pengabdian tanpa pamrih. Selama lima tahun terakhir, pria berusia 42…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri