Utak-atik Anggaran: APBN dan APBD Dirombak Demi Makan Bergizi Gratis

Suara Kita News – Presiden telah menginstruksikan penghematan anggaran perjalanan dinas hingga 30% untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan langkah ini, diharapkan dana yang terkumpul dapat menjangkau tambahan 2 juta siswa di seluruh Indonesia.

Untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjangkau seluruh siswa di Indonesia, pemerintah berencana meningkatkan anggaran secara signifikan. Targetnya, anggaran MBG akan dinaikkan dari Rp 71 triliun menjadi Rp 140 triliun. Dengan anggaran yang lebih besar, diharapkan program ini dapat berjalan lebih optimal dan merata di seluruh daerah.

Pemangkasan APBN, Tantangan Baru bagi Program Pemerintah

Pemangkasan APBN sebesar Rp 306,69 triliun tentu akan berdampak pada berbagai program pemerintah. Namun, pemerintah berkomitmen untuk tetap menjalankan program-program prioritas dengan mencari sumber pendanaan alternatif seperti pinjaman, hibah, dan SBSN.

Pusat dan Daerah Bersatu Wujudkan MBG yang Lebih Luas

Pemerintah pusat mengajak pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui alokasi dana APBD sebesar Rp 5 triliun, diharapkan pembangunan SPPG dapat mencapai target 4.000 unit, sehingga semakin banyak anak Indonesia yang dapat menikmati makanan bergizi.

Efisiensi Anggaran Jadi Kunci, Perjalanan Dinas Dibatasi

Untuk mencapai target efisiensi anggaran, pemerintah membatasi sejumlah kegiatan operasional, termasuk perjalanan dinas. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran negara dan memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas cakupannya. “Alhamdulillah, MBG sudah berjalan, namun Presiden merasa agar bisa sesegera mungkin diterima oleh penerima manfaatnya lebih banyak dan merata lagi,” ungkap Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan semua anak Indonesia mendapatkan gizi yang baik.

Pemerintah menargetkan peningkatan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Rp 71 triliun menjadi Rp 140 triliun. Dengan anggaran yang lebih besar, diharapkan program ini dapat menjangkau 5 juta siswa tambahan yang saat ini belum tercover.

Dengan tambahan anggaran Rp 100 triliun, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin dekat dengan tujuannya. “Pak Presiden ingin melakukan percepatan. Berapa dana yang dibutuhkan? Kami jawab tambahan Rp 100 triliun,” ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana. Mari kita dukung bersama program ini agar generasi muda Indonesia tumbuh sehat dan cerdas.

Mita Putri

Artikel Terkait

Viral! Menteri Kerap “Melapor” ke Seskab Teddy yang Setara Eselon II, Pengamat: Ini Tidak Tepat

Jakarta, Suarakitanews – Kebiasaan sejumlah menteri yang kerap “melapor” kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menuai polemik di tengah masyarakat. Pengamat birokrasi dan administrasi negara dari Universitas Indonesia, Dian…

Lanjutkan Membaca

// // //
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Daftar Lengkap Pejabat Baru, Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup

Suarakitanews, Jakarta – Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Daftar Lengkap Pejabat Baru dan Posisi Strategis yang Berubah. Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet pada Senin (27/04) di Istana Negara, Jakarta. Langkah…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri