Suarakitanews, Jakarta – Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Daftar Lengkap Pejabat Baru dan Posisi Strategis yang Berubah. Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle kabinet pada Senin (27/04) di Istana Negara, Jakarta. Langkah ini menjadi sorotan publik karena melibatkan sejumlah nama besar serta perubahan di posisi strategis pemerintahan.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Sebelumnya, Jumhur dikenal sebagai aktivis buruh sekaligus mantan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Ia menggantikan Hanif Faisol Nurofiq, yang kini justru mendapat posisi baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Perubahan ini menunjukkan adanya pergeseran fokus kebijakan di sektor lingkungan dan pangan.
Dudung Abdurachman Pimpin KSP, Qodari Bergeser
Selain itu, reshuffle kali ini juga membawa nama Dudung Abdurachman ke dalam lingkar inti kekuasaan. Ia dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan M. Qodari.
Namun demikian, Qodari tidak sepenuhnya keluar dari pemerintahan. Ia justru dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom), menggantikan Angga Raka Prabowo.
Abdul Kadir Karding Kembali, Kini Pimpin Badan Karantina
Sementara itu, nama Abdul Kadir Karding juga kembali muncul. Setelah sebelumnya sempat dicopot pada reshuffle September 2025, kini ia dipercaya memimpin Badan Karantina (Baratin).
Kembalinya Karding ke pemerintahan menunjukkan bahwa Presiden Prabowo masih memberikan kepercayaan kepada figur-figur lama untuk mengisi posisi penting.
Hasan Nasbi Jadi Penasihat Presiden
Di sisi lain, Hasan Nasbi resmi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi. Pengangkatan ini dinilai penting, terutama dalam memperkuat strategi komunikasi pemerintah di tengah dinamika politik nasional.
Arah Baru Kabinet Prabowo
Secara keseluruhan, reshuffle kabinet ini mencerminkan upaya Presiden Prabowo untuk memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus menyesuaikan strategi menghadapi tantangan ke depan.
Selain memperkenalkan wajah baru, perombakan ini juga memperlihatkan rotasi tokoh lama ke posisi yang lebih strategis. Oleh karena itu, publik kini menantikan dampak nyata dari perubahan susunan kabinet ini terhadap kebijakan nasional.
Penulis: Mita Putri








