Amerika Serikat Naikkan Tarif Impor Panel Surya dari Asia Tenggara

Suara Kita News – Pejabat perdagangan Amerika Serikat pada Jumat (29/11) mengumumkan kenaikan tarif impor untuk panel surya dari empat negara Asia Tenggara. Hal ini disebabkan oleh keluhan dari produsen Amerika tentang kebanjiran pasar dengan produk-produk murah yang dianggap tidak adil.

Ini adalah keputusan kedua dari dua langkah yang dilakukan oleh Departemen Perdagangan selama pemerintahan Presiden Joe Biden tahun ini. Keputusan tersebut muncul menyusul gugatan dari perusahaan Korea, Hanwha Qcells, First Solar Inc dari Arizona, beserta beberapa produsen kecil lainnya, yang bertujuan melindungi investasi miliaran dolar mereka di industri panel surya Amerika.

Dikutip dari laporan VOA, Kelompok dari Komite Perdagangan Aliansi Amerika untuk Manufaktur Surya menuduh produsen panel surya besar dari China. Yang memiliki pabrik di Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Thailand, menyebabkan harga jatuh dengan membanjiri pasar dengan produk murah.

Baca Juga : Donald Trump Mengancam Dengan Tarif 100% untuk Negara Anggota BRICS Jika Tak Gunakan Dolar AS

Menurut pengumuman awal di situs web Departemen Perdagangan. Bea dumping yang diterapkan berkisar antara 21,31 hingga 271,2 persen. Tergantung pada perusahaan, untuk sel surya yang diimpor dari empat negara tersebut.

Mayoritas panel surya yang terpasang di AS diproduksi di luar negeri. Dengan sekitar 80 persen impor berasal dari negara-negara yang sekarang diinvestigasi oleh Departemen Perdagangan.

Pemerintahan Biden tahun ini mencatat investasi besar-besaran dari China dalam meningkatkan kapasitas produksi untuk barang energi bersih. Undang-Undang Pengurangan Inflasi, yang merupakan bagian utama dari kebijakan iklim Biden. Memberikan insentif kepada perusahaan yang memproduksi peralatan energi bersih di AS, mendorong pembangunan pabrik panel surya baru.

Presiden terpilih Donald Trump mengkritik Undang-Undang Pengurangan Inflasi sebagai terlalu mahal. Namun juga menyatakan niatnya untuk menerapkan tarif tinggi dalam berbagai sektor untuk melindungi tenaga kerja Amerika. (FH)

  • Artikel Terkait

    Krisis Migran Ceuta dan Melilla: Pengerahan Militer Spanyol di Tengah Sengketa Kedaulatan Berabad-Abad

    Suarakitanews – Tegangan diplomatik kembali memanas di Selat Gibraltar setelah Pemerintah Spanyol mengerahkan pasukan militer tambahan ke Ceuta, sebuah wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara. Langkah drastis ini diambil sebagai…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela: Kisah Perempuan Berjam-jam Mencari Kabar Keluarganya di Caracas

    Venezuela, Suarakitanews — Sebuah pesan suara singkat di WhatsApp menjadi awal dari berjam-jam kecemasan yang tak terlupakan. “Baru saja terjadi gempa yang sangat hebat, saat ini masih terasa gunangannya,” demikian…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri