Suara Kita News. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Meutya Vidia Hafid sebagai Menteri Komunikasi dan Digital. Hal ini mengukuhkan perubahan nama dari Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Transformasi nama kementerian ini menunjukkan langkah serius pemerintahan dalam menghadapi tantangan digitalisasi di berbagai sektor. Terutama dengan fokus pada teknologi digital yang semakin berkembang.
Meutya Hafid menyatakan bahwa perubahan nomenklatur ini adalah upaya untuk menyesuaikan kementerian dengan tuntutan zaman. Dengan prioritas lebih pada pemerataan infrastruktur digital. Menurutnya, Kementerian Komunikasi dan Digital akan menjadi pilar utama dalam meningkatkan akses digital. Khususnya di wilayah terpencil, guna memastikan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari konektivitas internet.
Komdigi dalam Kabinet Merah Putih juga akan memperkuat langkah pemberantasan judi online dan pinjaman online ilegal. Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Fokus lainnya termasuk perlindungan data pribadi sejalan dengan UU Pelindungan Data Pribadi, yang diharapkan dapat mencegah kebocoran data dan meningkatkan keamanan digital masyarakat.
“Pak Presiden menginstruksikan untuk terus memberantas judi online serta pinjaman online ilegal. Ini menjadi salah satu prioritas utama kami di Kementerian Komunikasi dan Digital,” jelasnya dalam Serah Terima Jabatan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi kepada Menteri Komdigi di Media Center Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2024)
Didampingi dua wakil menteri, Angga Raka Prabowo dan Nezar Patria, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berkomitmen mempercepat program-program prioritas Komdigi yang mencakup pengamanan ruang digital yang aman, terutama bagi anak-anak.
(spectre)








