DARURAT SANITASI DI JANTUNG KARAWANG: WARGA JATIRASA TENGAH HIDUP TANPA AIR BERSIH

Suara Kita News. Com KARAWANG BARAT — Di tengah masifnya pembangunan infrastruktur perkotaan, ironi pahit justru harus ditelan mentah-mentah oleh ratusan warga RT 001/RW 008, Lingkungan Jatirasa Tengah, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat. Fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum yang menjadi urat nadi sanitasi warga kini lumpuh total, berubah menjadi bangunan terbengkalai yang memprihatinkan.

​Bukan hanya rusak berat dan tidak layak pakai, krisis infrastruktur dasar ini kian mencekik setelah warga dihantam kombinasi bencana: kelangkaan air bersih akibat kekeringan ekstrem, rusaknya pompa air manual yang menjadi satu-satunya tumpuan harapan, hingga padamnya seluruh lampu penerangan di area tersebut.

​Situasi ini mengubah fasilitas umum tersebut menjadi kawasan mati yang gelap gulita dan berbahaya, terutama saat malam hari tiba. Praktis, warga kehilangan akses terhadap sanitasi layak yang merupakan hak dasar setiap warga negara.

​Ketua RT 001/008, Dina Sukaryana, dengan nada suara penuh keprihatinan mendalam, menyuarakan desakan keras kepada instansi teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang agar tidak menutup mata terhadap penderitaan warganya.

​“Jujur saja, saya sangat prihatin dengan kondisi seperti ini. Saya berharap kepada dinas terkait, tolong segera lakukan survei dan lihat langsung kejadian yang sebenarnya di lingkungan warga RW 008,” tegas Dina saat dikonfirmasi di lokasi.

​Bagi Dina dan warganya, kondisi ini bukan sekadar persoalan fasilitas yang rusak, melainkan ancaman nyata terhadap kesehatan lingkungan dan martabat warga. Tanpa adanya intervensi segera, potensi timbulnya wabah penyakit akibat krisis sanitasi dan air bersih tinggal menunggu waktu.

​Kasus Jatirasa Tengah kini menjadi ujian nyata bagi kecepatan dan ketepatan birokrasi Dinas Terkait di Kabupaten Karawang. Pemerintah daerah dituntut untuk bergerak cepat, bukan sekadar menerima laporan di atas meja, melainkan hadir secara nyata di tengah-tengah warga RW 008.

  • ​Bahaya Kesehatan: Ketiadaan air bersih dan MCK layak berisiko memicu masalah kesehatan massal.
  • ​Faktor Keamanan: Gelap gulita di area MCK meningkatkan kerawanan sosial dan risiko kecelakaan bagi warga.
  • ​Kebutuhan Mendesak: Perbaikan pompa air, rehabilitasi bangunan MCK, serta pemulihan jaringan penerangan harus dilakukan serentak.

​Warga Jatirasa Tengah kini hanya bisa menanti langkah nyata dari para pemangku kebijakan. Pertanyaannya sekarang: seberapa lama lagi mereka harus hidup dalam darurat sanitasi ini sebelum pemerintah benar-benar datang menolong?

penulis : Red

  • Artikel Terkait

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Suara Kita News, Karawang – Gerakan atau forum Gelo Commando 2026 secara resmi menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia dengan mengusung 8 Poin Aspirasi Rakyat. Berbagai tuntutan ini mencakup isu kesejahteraan sosial,…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Suara Kita News.com, Pilkades Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, tengah menjadi sorotan hangat. Di tengah panggung pertarungan empat kandidat kuat, atmosfer pemilihan kali ini terasa jauh berbeda. Warga tidak lagi sekadar…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri