Keir Starmer Mundur dari Kursi PM Inggris: Ini Kronologi Kejatuhannya yang Dramatis

Downing Street, Inggris; Suarakitanews — Keir Starmer resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Perdana Menteri Inggris pada 22 Juni 2026, hanya dua tahun setelah membawa Partai Buruh meraih kemenangan telak dalam pemilu. Pengumuman yang disampaikannya di depan kediaman resminya di Downing Street ini menandai berakhirnya salah satu masa kepemimpinan paling singkat dan penuh gejolak dalam sejarah politik Inggris modern.

Dari Kemenangan Telak ke Kursi yang Goyah

Dua tahun lalu, Starmer berdiri di tempat yang sama untuk merayakan kemenangan besar atas Partai Konservatif. Ia menjanjikan “dekade pembaruan nasional” dengan slogan kampanye sederhana: Perubahan. Namun, harapan besar itu perlahan pudar seiring munculnya rangkaian kontroversi dan pembalikan kebijakan yang membuat publik kehilangan kepercayaan.

Salah satu pukulan pertama datang ketika pemerintahannya mencabut tunjangan bahan bakar musim dingin bagi jutaan pensiunan, kebijakan yang kemudian dibatalkan namun sudah cukup merusak citranya. Selain itu, laporan mengenai hadiah dan jamuan mewah yang diterima sejumlah menteri dari donatur kaya turut memperburuk persepsi publik terhadap pemerintahannya, meski tidak ada pelanggaran aturan yang terbukti.

Tekanan dari Dalam dan Luar Partai

Sementara itu, di luar lingkaran Downing Street, partai sayap kanan Reform UK terus menanjak dalam jajak pendapat sejak awal 2025 dan tidak pernah benar-benar tertinggal lagi. Setelah kemenangan Reform dalam pemilu lokal Mei lalu, para anggota parlemen Partai Buruh mulai menyerukan agar Starmer mundur, meski saat itu belum ada penggantinya yang jelas.

Akibatnya, tekanan internal pun semakin tak terbendung. Skandal pemecatan Lord Mandelson sebagai duta besar di Washington karena kedekatannya dengan Jeffrey Epstein turut menambah beban politik Starmer. Terlebih lagi, Starmer juga dikritik karena tetap mengangkat Mandelson meski sudah mengetahui hubungan tersebut.

Tidak hanya itu, dukungan dari dalam kabinetnya sendiri mulai runtuh. Pukulan terakhir datang ketika Menteri Pertahanan John Healey, yang dikenal loyal kepada Starmer, mengundurkan diri sebagai protes atas rencana belanja militer pemerintah, yang kemudian disusul pengunduran diri Menteri Angkatan Bersenjata Al Cairns. Secara keseluruhan, tercatat sekitar 20 menteri mengundurkan diri sepanjang masa jabatan Starmer.

Kemunculan Andy Burnham Jadi Titik Balik

Momentum berbalik secara dramatis setelah mantan Wali Kota Manchester Raya, Andy Burnham, memutuskan kembali ke Westminster. Kemenangan ini langsung mengubah kalkulasi politik di internal partai.

Pada akhirnya, dengan dukungan yang terus menyusut, Starmer memilih mundur secara terhormat.

Respons dari Berbagai Pihak

Menariknya, drama politik ini turut mengundang komentar dari tokoh internasional. Presiden AS Donald Trump menyebut Starmer gagal menangani isu imigrasi dan energi, namun tetap mengucapkan semoga sukses kepadanya.

Seiring waktu, publik Inggris kini menanti siapa yang akan benar-benar mengisi kursi nomor satu di Downing Street. Jika tidak ada penantang serius bagi Burnham, proses peralihan kekuasaan bisa berjalan relatif cepat. Namun, jika muncul kandidat lain, pemimpin baru baru akan ditentukan lewat kontestasi internal partai sebelum awal September.

Penulis: Mita Putri

Mita Putri

Artikel Terkait

Krisis Migran Ceuta dan Melilla: Pengerahan Militer Spanyol di Tengah Sengketa Kedaulatan Berabad-Abad

Suarakitanews – Tegangan diplomatik kembali memanas di Selat Gibraltar setelah Pemerintah Spanyol mengerahkan pasukan militer tambahan ke Ceuta, sebuah wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara. Langkah drastis ini diambil sebagai…

Lanjutkan Membaca

// // //
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela: Kisah Perempuan Berjam-jam Mencari Kabar Keluarganya di Caracas

Venezuela, Suarakitanews — Sebuah pesan suara singkat di WhatsApp menjadi awal dari berjam-jam kecemasan yang tak terlupakan. “Baru saja terjadi gempa yang sangat hebat, saat ini masih terasa gunangannya,” demikian…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri