Itamar Ben-Gvir Tuai Kecaman Internasional Setelah Ejek Aktivis Flotilla GazaI

Suarakitanews – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menuai kecaman internasional setelah mengunggah video yang memperlihatkan dirinya mengejek para aktivis dan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditahan Israel.

Video tersebut memperlihatkan puluhan aktivis pro-Palestina berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung mereka di Pelabuhan Ashdod, Israel.

Aksi Ben-Gvir langsung memicu kemarahan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, hingga Italia.

Selain itu, kelompok hak asasi manusia yang mewakili lebih dari 430 aktivis dari 40 negara juga menuntut pembebasan seluruh relawan yang ditahan Israel.

Indonesia Kutuk Tindakan Israel terhadap Aktivis Flotilla Gaza

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengutuk keras tindakan Israel terhadap para relawan Global Sumud Flotilla 2.0. Pemerintah Indonesia menyebut perlakuan tersebut sebagai tindakan tidak manusiawi dan pelanggaran hukum internasional.

Lebih lanjut, Kemlu RI mengungkapkan bahwa sembilan warga negara Indonesia (WNI) termasuk di antara relawan yang ditangkap oleh pasukan Israel.

“Indonesia kembali menegaskan bahwa tindakan militer Israel terhadap armada Global Sumud Flotilla dan relawan yang tergabung di dalamnya merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional,” tulis Kemlu RI melalui media sosial X.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, mengatakan pemerintah terus melakukan koordinasi dengan sejumlah negara sahabat demi memastikan keselamatan para WNI tersebut.

Israel Cegat Armada Global Sumud Flotilla di Laut Internasional

Global Sumud Flotilla diketahui berangkat dari Turki dengan membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan, susu formula bayi, dan perlengkapan medis untuk warga Gaza.

Namun demikian, pasukan Angkatan Laut Israel mencegat lebih dari 50 kapal armada tersebut di perairan internasional sebelah barat Siprus, sekitar 250 mil laut dari Gaza.

Penyelenggara flotilla menuding Israel melakukan agresi ilegal di laut lepas. Mereka juga menuduh pasukan Israel menembaki kapal, menggunakan meriam air, hingga menabrak salah satu kapal relawan.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Israel membantah penggunaan peluru tajam dan menyatakan bahwa pihaknya hanya menegakkan blokade laut terhadap Gaza.

Video Itamar Ben-Gvir Picu Kemarahan Dunia

Kecaman internasional semakin meluas setelah Ben-Gvir mengunggah video bertuliskan “Selamat datang di Israel.”

Dalam video tersebut, Ben-Gvir terlihat melambaikan bendera Israel sambil berdiri di dekat para aktivis yang diborgol. Bahkan, ia terdengar mengatakan dalam bahasa Ibrani, “Kami adalah tuan.”

Akibatnya, banyak negara mengecam tindakan tersebut karena dianggap merendahkan martabat manusia dan melanggar prinsip hak asasi manusia.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, menyebut tindakan Ben-Gvir sebagai sesuatu yang “menjijikkan”. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, mengatakan video tersebut merupakan kejadian yang sangat memalukan.

Tak hanya itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga menyebut perlakuan terhadap para aktivis sebagai tindakan yang “sangat memuakkan”.

Netanyahu Ikut Tegur Ben-Gvir

Menariknya, kritik tidak hanya datang dari luar negeri. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan turut menegur Itamar Ben-Gvir secara terbuka.

Netanyahu menegaskan bahwa meskipun Israel memiliki hak untuk mencegah armada memasuki wilayah Gaza, cara Ben-Gvir memperlakukan para aktivis tidak mencerminkan nilai dan norma Israel.

Karena itu, Netanyahu menginstruksikan otoritas Israel untuk segera mendeportasi para relawan yang ditahan.

Kondisi Kemanusiaan di Gaza Semakin Memprihatinkan

Sementara itu, kondisi kemanusiaan di Gaza terus memburuk. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut sebagian besar warga Palestina masih hidup di pengungsian dengan akses terbatas terhadap air bersih, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Selain itu, pasokan bantuan kemanusiaan juga disebut terus terhambat akibat pembatasan dari pihak Israel. PBB memperingatkan bahwa situasi tersebut dapat memperparah krisis kemanusiaan di wilayah Gaza.

Dengan kondisi tersebut, misi Global Sumud Flotilla 2.0 dinilai menjadi simbol solidaritas internasional terhadap penderitaan warga Palestina di Gaza.

Penulis: Mita Putri

Mita Putri

Artikel Terkait

Laporan Khusus: Jejak Sunyi Sang “Manusia Bayangan Republik” Zulkifli Lubis

Suara Kita News. Com, Dalam lembaran sejarah Indonesia, panggung utama kerap dikuasai oleh mereka yang bersuara lantang di atas mimbar. Namun, di balik layar sejarah kemerdekaan, terdapat figur-figur yang memilih…

Lanjutkan Membaca

// // //
  • News
  • July 1, 2026
  • //
Biaya Visa Jepang Resmi Naik 5 Kali Lipat per 1 Juli 2026, Turis Indonesia Wajib Tahu!

Suarakitanews — Kabar penting bagi Anda yang berencana liburan ke Negeri Sakura: biaya visa Jepang naik secara signifikan mulai 1 Juli 2026. Kenaikan ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan lonjakan…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri