Rupiah Tembus Rp 17.606 per Dolar AS Hari Ini, BI Siaga Jaga Stabilitas

Suarakitanews – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Jumat pagi (15/05). Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.35 WIB, rupiah berada di level Rp 17.606 per dolar AS atau melemah 77 poin setara 0,44 persen.

Pelemahan rupiah tersebut melanjutkan tren tekanan yang sebelumnya sempat membawa mata uang Garuda menembus level Rp 17.500 per dolar AS. Meski sempat menguat ke posisi Rp 17.475 pada Rabu (13/05), tekanan eksternal kembali membuat rupiah terpuruk.

Selain rupiah, sejumlah mata uang negara berkembang lainnya juga mengalami pelemahan akibat meningkatnya ketidakpastian global. Kondisi tersebut membuat investor cenderung memburu aset safe haven seperti dolar AS.

Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dipicu oleh aksi jual saham oleh investor asing menjelang pengumuman indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Selain itu, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz juga turut memperkuat dolar AS. Konflik yang belum mereda tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas ekonomi global dan kenaikan harga minyak dunia.

Di sisi lain, investor asing juga disebut mulai melakukan langkah antisipasi menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pekan ini. Akibatnya, tekanan terhadap pasar keuangan domestik semakin meningkat.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan bahwa meningkatnya konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang membebani pergerakan rupiah.

Menurut Destry, eskalasi konflik tersebut telah mendorong kenaikan harga minyak dunia dan memperbesar ketidakpastian global sehingga memengaruhi sentimen pelaku pasar.

“Conflict di Middle East yang masih berlangsung dengan intensitas yang meningkat sehingga mendorong naiknya harga minyak dan ketidakpastian global,” ujar Destry.

Meski demikian, Bank Indonesia memastikan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai langkah intervensi di pasar keuangan.

Upaya tersebut dilakukan melalui intervensi pasar spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), maupun Non Deliverable Forward (NDF).

Bank sentral berharap langkah tersebut mampu menjaga stabilitas rupiah di tengah tingginya tekanan global dan gejolak pasar internasional.

Penulis: Mita Putri

Mita Putri

Artikel Terkait

Paradoks Norwegia: Negara Hijau yang Kaya Raya dari Ekspor Minyak — Apa Dampak Perang Timur Tengah bagi Dana Triliunannya?

Suarakitanews — [Norwegia], Norwegia memimpin dunia dalam transisi energi bersih, namun di saat yang sama meraup triliunan rupiah dari ekspor minyak dan gas bumi. Paradoks ini kini kembali diuji oleh…

Lanjutkan Membaca

// // //
Dampak Perang AS-Iran terhadap Nilai Tukar Mata Uang Dunia: Rupiah, Rupee, hingga Rubel

Suarakitanews – Ketika konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran meletus pada akhir Februari 2025, dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah. Dampak perang AS-Iran terhadap nilai tukar mata…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri