Merawat Kesehatan Mental di Tengah Situasi Politik yang Tidak Pasti

Suarakitanews – Hidup di tengah kondisi politik yang penuh ketidakpastian memang bisa membuat pikiran terasa lelah. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang mengalami stres emosional karena terus-menerus terpapar isu politik, konflik, hingga perdebatan yang tiada henti. Rasa sedih, kecewa, marah, bahkan kehilangan harapan kerap muncul tanpa bisa kita kendalikan.

Fenomena ini dikenal dengan istilah political stress, yaitu kondisi ketika isu politik menimbulkan tekanan emosional yang mengganggu kesehatan mental. Namun, kabar baiknya, kamu masih bisa menjaga dirimu tetap waras dan sehat, meskipun situasi politik tidak selalu bersahabat.

Lalu, bagaimana caranya?

Yuk, simak langkah-langkah merawat kesehatan mental agar tetap kuat menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian ini.

Ekspresikan Perasaanmu dengan Cara Positif

Jangan biarkan emosi negatif menumpuk. Kamu bisa mengekspresikan kekesalan atau kekecewaan melalui cara-cara yang sehat, seperti menulis jurnal, bernyanyi, melukis, atau bahkan menari. Dengan begitu, energi negatif dapat tersalurkan tanpa harus menyakiti diri sendiri maupun orang lain.

Jangan Menyendiri, Terhubunglah dengan Orang Lain

Saat menghadapi stres politik, ingatlah bahwa kamu tidak sendirian. Mencari lingkungan sosial yang aman dan suportif sangat penting untuk menjaga kesehatan mental. Berbagi cerita dengan orang terdekat bisa membuat beban terasa lebih ringan dan menghadirkan rasa solidaritas.

Lakukan Self-care Secara Rutin

Kamu tetap berhak untuk merasa nyaman di tengah kekacauan. Lakukan aktivitas sederhana seperti minum air putih yang cukup, olahraga ringan, tidur yang berkualitas, atau mendengarkan musik favorit. Self-care adalah bentuk cinta pada diri sendiri yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan mental.

Bijak Saat Mengonsumsi Berita

Tidak bisa dipungkiri, berita politik sering kali menimbulkan rasa frustrasi. Jika kamu merasa kewalahan, cobalah untuk membatasi paparan informasi. Ingat, membaca berita terlalu sering justru dapat memperparah political stress. Beri jeda untuk dirimu agar pikiran bisa lebih tenang.

Coba Grounding Technique untuk Tenang Kembali

Ketika panik atau cemas, teknik grounding bisa menjadi solusi. Beberapa metode yang bisa kamu lakukan, antara lain:

  • Teknik pernapasan untuk menenangkan sistem saraf.
  • Metode 5-4-3-2-1 dengan fokus pada apa yang bisa kamu lihat, dengar, rasakan, cium, dan sentuh.
  • Body scan untuk menyadari kondisi tubuh dan melepaskan ketegangan.

Teknik sederhana ini bisa membantu kamu kembali ke momen “here and now” serta menjauh dari perasaan negatif berlebihan.

Fokus pada Hal-hal yang Bisa Kamu Kendalikan

Sadarilah bahwa tidak semua hal berada di bawah kendali kita. Alih-alih menghabiskan energi untuk hal-hal yang di luar jangkauan, lebih baik fokus pada apa yang bisa kamu kelola: pikiran, perasaan, respons, dan tindakanmu sendiri. Dengan begitu, kamu akan merasa lebih kuat dan berdaya.

Jangan Ragu Cari Bantuan Profesional

Jika political stress semakin berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan tunda untuk mencari pertolongan profesional. Konseling atau terapi dengan psikolog dapat membantu kamu menemukan strategi yang tepat untuk menghadapi tekanan.

Penutup: Ubah Political Stress Jadi Tindakan Positif

Indonesia masih membutuhkan masyarakat yang bijak dan sehat secara mental. Karena itu, rawatlah dirimu terlebih dahulu sebelum terhanyut dalam arus konflik politik. Dengan menjaga kesehatan mental, kamu bisa tetap berkontribusi positif bagi diri sendiri, orang lain, dan juga negeri ini.

Penulis: Mita Putri

Mita Putri

Artikel Terkait

Coercive Control: Ketika “Aku Sayang Kamu” Berubah Jadi Penjara

Suarakitanews — Awalnya terasa seperti perhatian. Tapi lama-lama, kamu merasa sesak. Itulah wajah asli coercive control dalam hubungan — kekerasan yang datang diam-diam, bersembunyi di balik kata “aku cuma khawatir.”…

Lanjutkan Membaca

// // //
Blind Spot Adalah: Cara Mengenal Diri Lewat Johari Window dan Feedback Orang Lain

Suarakitanews – Pernahkah seseorang mengatakan sesuatu tentang dirimu, lalu kamu terdiam karena tidak menyadarinya sama sekali? Jika pernah, artinya kamu baru saja bertemu dengan blind spot milikmu sendiri. Blind spot…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri