Suarakitanews.com – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bukan hanya terkenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kekayaan sumber daya mineralnya, terutama timah. Tak banyak yang tahu, Bangka Belitung menyimpan sekitar 23% cadangan timah dunia, setara dengan 4,7 juta ton.
Ekspor Timah Indonesia
Dengan kapasitas produksi mencapai 85.000 ton per tahun, Indonesia menjadi pemasok utama timah global, menyumbang 20-30% dari total kebutuhan dunia yang mencapai 200.000 ton per tahun.
Pada Januari 2025 saja, nilai ekspor timah Indonesia mencapai USD 40,09 juta, menandakan betapa pentingnya peran sektor ini.
Proses Penambangan Timah
Proses penambangan timah di Bangka Belitung mencakup darat dan laut, dengan total izin usaha pertambangan mencapai lebih dari 915 ribu hektare. Di Pantai Matras, para pekerja menyaring bijih timah, kemudian diproses lebih lanjut di Mentok, Bangka Barat, hingga menjadi balok siap jual.
Timah Sebagai Komoditas Unggil di Berbagai Industri
Selanjutnya, balok-balok timah ini dikirim ke berbagai negara sebagai komoditas unggulan. Saat ini, timah banyak digunakan dalam berbagai industri seperti kemasan makanan, otomotif, elektronik, hingga peralatan rumah tangga.
Pemerintah Dorong Pembangunan Smelter Sebagai Lapangan Kerja Baru
Tidak hanya fokus pada ekspor, pemerintah mendorong pembangunan smelter sebagai upaya peningkatan nilai tambah. Hal ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.
Dengan potensi cadangan yang masih bertahan hingga 26 tahun ke depan, Bangka Belitung akan tetap menjadi pusat perhatian dunia dalam industri timah.
Penulis : Mita Putri








