Bandung, Jawa Barat [09/05/2025] Suara kita News.com – Program “Bebenah Kampung” yang digagas oleh tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bukan sekadar renovasi rumah tak layak huni. Lebih dari itu, program ini merupakan strategi komprehensif untuk memberantas kemiskinan secara menyeluruh, dimulai dari Jalan Pagarsih, Kota Bandung.
Konsep ini diungkapkan Dedi Mulyadi dalam sebuah artikel yang dilansir oleh bicaraindonesia.com. Ia menegaskan bahwa penanganan kemiskinan harus dilakukan secara holistik, mencakup tiga aspek krusial: kepemilikan rumah yang layak, jaminan kesehatan, dan akses pendidikan gratis.
“Jika warga sudah memiliki rumah, kesehatannya terjamin, anak-anaknya bisa sekolah gratis, maka persoalan kemiskinan selesai. Kebutuhan makan bisa diupayakan sendiri,” ujar Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang DM.
Program “Bebenah Kampung” ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) juga memberikan dukungan finansial berupa bantuan uang kontrakan sebesar Rp3 juta per keluarga selama masa renovasi yang diperkirakan berlangsung selama tiga bulan.
Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban warga selama rumah mereka direnovasi.Langkah ini menunjukkan komitmen Pemprov Jabar dalam memberikan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan bagi warga yang kurang mampu. Dengan memastikan tempat tinggal yang layak, akses kesehatan, dan pendidikan, program ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Setelah sukses di Kota Bandung, program “Bebenah Kampung” direncanakan akan diperluas ke Kabupaten Bogor dan Kota Depok.
Langkah ini menunjukkan ambisi besar untuk mereplikasi keberhasilan program di wilayah lain dan memberikan dampak positif yang lebih luas.Program “Bebenah Kampung” bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, program ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya pengentasan kemiskinan.
penulis Kinah
Editor : Yerrydewa






