Film Joko Anwar Terbaru hingga Terbaik: Dari Janji Joni sampai Pengepungan di Bukit Duri (2025)

  • Film
  • April 25, 2025

Suarakitanews.com – Joko Anwar kembali menggebrak dunia perfilman Indonesia dengan karya terbarunya, Pengepungan di Bukit Duri (2025). Film ini berlatar di masa depan, tepatnya tahun 2027, dan menyajikan skenario distopia yang mengguncang. Lewat kisah seorang guru keturunan Tionghoa yang menghadapi rasisme serta ancaman dari muridnya sendiri, film ini menyoroti isu-isu penting seperti kebencian rasial dan kegagalan sistem pendidikan.

Dengan dirilisnya Pengepungan di Bukit Duri, kini total ada 11 film panjang yang telah disutradarai oleh Joko Anwar. Menariknya, film-film tersebut tidak hanya menunjukkan keragaman genre—mulai dari horor, thriller, hingga drama sosial—namun juga menampilkan evolusi visi sinematiknya dari tahun ke tahun.

Berikut adalah urutan lengkap film karya Joko Anwar berdasarkan tahun rilisnya:

1. Janji Joni (2005)

Film debut Joko Anwar ini dikenal sebagai film yang ceria dan penuh semangat. Menceritakan petualangan seorang pengantar roll film bioskop, Janji Joni menandai awal karier Joko Anwar di industri film Indonesia.

2. Dead Time: Kala (2007)

Mengambil latar era 1950-an, film ini menggabungkan unsur noir dengan supranatural. Cerita kompleks yang menyatukan politik, mitologi, dan thriller psikologis menjadikan Kala sebagai salah satu karya eksperimental awal Joko Anwar yang layak dikenang.

3. Pintu Terlarang (2009)

Dalam film thriller psikologis ini, Joko Anwar memperlihatkan kepiawaiannya dalam membangun atmosfer yang mencekam. Cerita tentang pematung sukses yang terganggu oleh pesan misterius ini meraih banyak pujian internasional.

4. Modus Anomali (2012)

Minim dialog namun sarat ketegangan, film ini membawa penonton ke dalam dunia seorang pria asing yang terjebak dalam hutan dan kenangan traumatisnya. Twist yang mengejutkan menjadi kekuatan utama film ini.

5. A Copy of My Mind (2015)

Film romantis berlatar sosial ini mengisahkan cinta dua insan dari kalangan bawah yang terseret dalam konflik politik. Nuansa humanis dan realisme kota Jakarta menjadikan film ini sangat menyentuh.

6. Pengabdi Setan (2017)

Reboot dari film horor klasik Indonesia ini sukses besar. Dengan latar tahun 1981, film ini bercerita tentang keluarga yang diteror oleh arwah sang ibu. Menjadi titik balik kesuksesan horor Indonesia modern.

7. Gundala (2019)

Pembuka semesta Bumilangit ini mengangkat jagoan lokal dengan kritik sosial yang tajam. Gundala membuktikan bahwa Indonesia bisa punya film superhero berkualitas internasional.

8. Perempuan Tanah Jahanam (2019)

Menggabungkan horor dan folklore lokal, film ini menceritakan seorang wanita yang mengungkap rahasia kelam sebuah desa. Visual mencekam dan plot twist yang tidak terduga menjadikannya salah satu karya terbaik Joko Anwar.

9. Pengabdi Setan 2: Communion (2022)

Sekuel yang memperluas misteri dari film pertamanya. Dengan setting rumah susun angker, film ini membawa penonton menyelami lebih dalam dunia sekte iblis dan keluarga Suwono.

10. Siksa Kubur (2024)

Film horor eksistensial ini menggali ketakutan manusia terhadap kematian dan akhirat. Diangkat dari film pendek milik Joko Anwar sendiri, Siksa Kubur lebih kontemplatif dan penuh makna.

11. Pengepungan di Bukit Duri (2025)

Film teranyar Joko Anwar ini berlatar masa depan yang suram. Mengangkat isu rasisme dan keruntuhan moral dalam pendidikan, film ini menjadi potret kelam Jakarta di tahun 2027. Sarat akan kritik sosial dan emosi yang intens.

Kesimpulan

Melalui film-filmnya, Joko Anwar terus membuktikan diri sebagai sutradara visioner yang tidak takut menyuarakan kritik sosial, menggali emosi manusia terdalam, dan menantang genre-genre konvensional. Dari Janji Joni hingga Pengepungan di Bukit Duri, setiap filmnya meninggalkan jejak tersendiri di benak penonton dan sejarah perfilman Indonesia.

Penulis : Mita Putri
Sumber : instagram @idntimes

Mita Putri

Artikel Terkait

Mama Yasinta Laporkan LBH Pos Merauke ke Polda Metro Jaya: Kronologi Lengkap Kontroversi Film Pesta Babi

Jakarta, Suarakitanews — Nama Mama Yasinta mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial Indonesia. Tokoh perempuan adat Papua Selatan ini melaporkan Direktur LBH Pos Merauke ke Polda Metro Jaya…

Lanjutkan Membaca

// // //
  • Film
  • May 14, 2026
  • //
Kontroversi Film Pesta Babi: Dibubarkan Aparat, Permintaan Nobar Justru Membludak

Suarakitanews – Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale menjadi sorotan publik setelah film dokumenter berjudul Pesta Babi mengalami pembubaran di sejumlah daerah di Indonesia. Film ini tidak hanya menuai kontroversi,…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri