Jakarta, Suarakitanews.com – Harga emas terus menunjukkan tren kenaikan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mulai membeli emas sebagai instrumen investasi?
Menurut perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE), Andi Nugroho, prinsip utama dalam berinvestasi adalah memulainya sedini mungkin. Namun, hal yang tak kalah penting adalah memastikan bahwa porsi emas dalam portofolio disesuaikan dengan profil risiko masing-masing individu.
“Untuk investor konservatif atau moderat, porsi emas bisa mencapai hingga 50 persen. Sementara bagi investor agresif, 20 persen sudah cukup ideal,” ujar Andi.
Mengapa Emas Layak Dijadikan Investasi?
Emas batangan menjadi pilihan utama bagi investor jangka panjang. Selain lebih mudah dijual, harga jual emas batangan umumnya lebih tinggi dibandingkan perhiasan emas.
Menurut Andi, emas sangat cocok sebagai investasi jangka menengah hingga panjang, minimal tiga tahun. Namun, jika ingin menjadikannya sebagai investasi jangka pendek, penting untuk memastikan harga buyback lebih tinggi dari harga beli awal.
Tips Investasi Emas dari Perencana Keuangan
Di sisi lain, perencana keuangan dari OneShildt, Budi Rahardjo, mengingatkan masyarakat untuk tidak terbawa euforia akibat lonjakan harga emas. Menurutnya, investasi harus dilakukan secara rasional dan jangka panjang.
Berikut adalah beberapa tips investasi emas yang disarankan oleh Budi Rahardjo:
- Tentukan tujuan dan jangka waktu investasi. Emas ideal untuk tujuan jangka panjang (lebih dari 7–10 tahun).
- Gunakan dana yang bukan dari kebutuhan konsumsi atau pinjaman.
- Lakukan diversifikasi portofolio. Jangan hanya mengandalkan satu jenis investasi.
- Beli emas secara berkala. Strategi ini membantu mendapatkan rata-rata harga dari fluktuasi pasar.
- Pilih tempat pembelian yang terpercaya dan resmi. Emas digital juga bisa menjadi pilihan aman.
- Prioritaskan emas batangan sebagai bentuk investasi terbaik.
Alternatif Investasi Selain Emas
Selain emas, masih ada pilihan investasi menarik lainnya, seperti:
- Perak
- Surat Berharga Negara (SBN) seperti ORI atau sukuk ritel
- Reksa Dana Pasar Uang
- Reksa Dana Pendapatan Tetap
Kesimpulan
Dengan harga emas yang terus naik, momen saat ini bisa menjadi peluang menarik untuk mulai berinvestasi emas. Namun, tetap penting untuk melakukan analisis, menyusun strategi, dan mengikuti prinsip-prinsip dasar investasi.
Mulailah investasi sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda, dan jangan lupa untuk tetap berpikir rasional serta menghindari keputusan impulsif hanya karena tren pasar.
Penulis : Mita Putri








