Siak, Riau Suara Kita News.com – Aula Sri Mayang Kantor Camat Kandis mendadak riuh. Rapat koordinasi yang digelar Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Kabupaten Siak, Jumat (7/3/2025), berubah menjadi ajang unjuk kekuatan dua kubu yang berseteru.
Pemicunya adalah perebutan kepemimpinan di tubuh DPC SPTI Kabupaten Siak. Unggal Gultom, Ketua Pengurus DPC SPTI Kabupaten Siak yang sah, hadir dengan segudang bukti administrasi dan keanggotaan. Ia menunjukkan Surat Keputusan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Siak yang mengesahkan kepengurusannya, lengkap dengan nomor lampiran dan tanda tangan pejabat terkait.
“Kepengurusan saya sah secara hukum!” tegas Unggal Gultom, yang tak segan menyebut nama mantan Kapolres Siak, AKBP Asep Sujarwadi, sebagai saksi keabsahan kepengurusannya.
Namun, rapat koordinasi ini tidak dihadiri oleh Nelson Manalu, sosok yang disebut-sebut sebagai pihak yang berseberangan dengan Unggal Gultom. Ketidakhadirannya memicu tanda tanya besar.
“Ketidakhadiran Bapak Nelson Manalu menunjukkan bahwa beliau tidak mengindahkan panggilan dari permasalahan buruh yang ada di Kandis,” ujar Danramil Kandis.
Di tengah memanasnya situasi, Unsur Pimpinan Kecamatan (UPIKA) Kandis menegaskan sikap netral. Camat Kandis, Said Irwan, menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kepentingan dalam permasalahan internal SPTI.
“Kami dari UPIKA Kecamatan Kandis bersifat netral, kami tidak ada kepentingan di dalam permasalahan SPTI Kabupaten Siak,” tegasnya.
Namun, netralitas bukan berarti lepas tangan. Kapolsek Kandis, Kompol Darmawan, menekankan pentingnya kehadiran kedua belah pihak dalam rapat koordinasi untuk menyelesaikan masalah.
“Dalam menyelesaikan permasalahan ini diperlukan kedua belah pihak hadir pada rapat koordinasi ini,” tuturnya.
Unggal Gultom tak hanya menunjukkan bukti administrasi. Ia juga menyampaikan rencana aksi mobilisasi massa pada Sabtu (8/3/2025) di Pasar Minggu Kelurahan Kandis Kota.
“Kami akan melakukan aktivitas bongkar muat di Pasar Minggu Kelurahan Kandis Kota Kecamatan Kandis,” jelasnya.
Tak hanya itu, Unggal Gultom juga mengancam akan mengerahkan seluruh anggotanya untuk bekerja di setiap perusahaan yang ada di Kecamatan Kandis.
“Dan kita juga sebagai ketua DPC FSPTI Kab.Siak atas nama Unggal Gultom juga akan mengerahkan seluruh anggota saya untuk bekerja di Tiap perusahaan yang ada di Kec.Kandis,” tuturnya.
Ancaman ini tentu saja membuat situasi semakin tegang. UPIKA Kandis pun berjanji akan memberikan perlindungan hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat
Penulis : Nara
Editor : Yerrydewa






