Oscar 2025: “No Other Land”, Film Dokumenter Palestina-Israel yang Kritik Kebijakan AS

  • Film
  • March 5, 2025

Suarakitanews.com – Film Dokumenter Pemenang Oscar 2025 Film “No Other Land” akhirnya memenangkan kategori Best Documentary Feature di ajang Academy Awards 2025. Film ini merupakan hasil kolaborasi unik antara aktivis Palestina dan jurnalis Israel. Kemenangan ini semakin menegaskan bahwa isu Palestina-Israel masih menjadi sorotan global.

Kisah Penggusuran dan Persekusi di Masafer Yatta

Film ini mendokumentasikan kehidupan Basel Adra, salah satu sutradara film, yang berasal dari Masafer Yatta, sebuah desa di Tepi Barat yang mengalami penggusuran besar-besaran oleh pemukim Israel. Penduduk desa tersebut harus menghadapi persekusi dan kekerasan yang terus terjadi.

Kolaborasi Israel-Palestina yang Menggugah

“No Other Land” dibuat oleh empat sineas dari dua negara yang sering berkonflik: Basel Adra dan Hamdan Ballal dari Palestina, serta Yuval Abraham dan Rachel Szor dari Israel. Film ini menyoroti hubungan pertemanan antara Basel dan Yuval, yang berasal dari dua latar belakang berbeda. Basel harus menghadapi kekerasan sehari-hari, sementara Yuval sebagai warga Israel hidup dalam kebebasan dan keamanan.

Distributor Besar Enggan Membawa Film Ini

Meskipun sudah masuk dalam nominasi Oscar, tidak ada distributor besar di Amerika Serikat yang mau menyalurkan film ini. “Kami diberitahu bahwa mereka takut,” ungkap Yuval dalam wawancaranya dengan The Guardian. Akhirnya, mereka mengatur sendiri pemutaran film di Lincoln Center pada November lalu.

Pesan Kuat dalam Pidato Kemenangan

Dalam pidato kemenangan di Oscar, Basel menekankan bahwa jika warga Palestina dan Israel bersatu, suara mereka akan lebih didengar. Ia juga menyerukan penghentian penghancuran Gaza serta pembebasan sandera Israel.

Yuval Abraham pun turut menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat. “Kebijakan luar negeri AS menghalangi jalan ini. Tidakkah kalian lihat bahwa kami semua berkelindan? Bangsa saya hanya akan benar-benar aman jika bangsa Basel juga bebas dan aman. Tidak ada jalan lain,” ujarnya.

Kemenangan “No Other Land” di Oscar 2025 bukan hanya sebuah pencapaian sinematik, tetapi juga sebuah pernyataan politik yang kuat. Film ini berhasil menggambarkan realitas pahit di Palestina dan bagaimana hubungan manusia dapat melampaui batasan konflik. Dengan perhatian dunia yang kini tertuju pada mereka, para sineas di balik “No Other Land” berharap film ini bisa membawa perubahan nyata.

Penulis : Mita
Sumber : Happening, Kumparan Play

Mita Putri

Artikel Terkait

Mama Yasinta Laporkan LBH Pos Merauke ke Polda Metro Jaya: Kronologi Lengkap Kontroversi Film Pesta Babi

Jakarta, Suarakitanews — Nama Mama Yasinta mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial Indonesia. Tokoh perempuan adat Papua Selatan ini melaporkan Direktur LBH Pos Merauke ke Polda Metro Jaya…

Lanjutkan Membaca

// // //
  • Film
  • May 14, 2026
  • //
Kontroversi Film Pesta Babi: Dibubarkan Aparat, Permintaan Nobar Justru Membludak

Suarakitanews – Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale menjadi sorotan publik setelah film dokumenter berjudul Pesta Babi mengalami pembubaran di sejumlah daerah di Indonesia. Film ini tidak hanya menuai kontroversi,…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri