No More Coal: Saatnya Kampus Beraksi untuk Energi Bersih

  • News
  • February 7, 2025

Suarakitanews.com – Ironi transisi energi bersih di Indonesia, alih-alih menjadi garda terdepan inovasi, kampus justru terjerat industri fosil. Revisi Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba) yang kontroversial membuka pintu bagi perguruan tinggi untuk menambang batubara. Regulasi ini, alih-alih mendukung transisi energi bersih, malah mengukuhkan keterlibatan institusi pendidikan dalam industri yang merusak lingkungan.

Pemerintah berkoar mendukung energi hijau dan transisi bersih. Namun, di saat yang sama, izin tambang batubara justru diberikan kepada kampus. Kontradiksi ini menimbulkan pertanyaan besar: трансisi energi seperti apa yang sebenarnya diinginkan pemerintah? Pemberian izin tambang kepada perguruan tinggi juga berpotensi menghilangkan independensi kampus dan memicu konflik kepentingan.

Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM, Gabriel Lele, dengan tegas menyebut izin tambang untuk universitas sebagai bentuk korporatisme di lingkungan akademik. Kampus, yang seharusnya menjadi pusat ilmu dan inovasi, kini menjelma menjadi pemain industri ekstraktif.

Contoh divestasi kampus dari bahan bakar fosil sebenarnya telah banyak dilakukan di luar negeri. University of Oxford, Harvard University, dan Australian National University adalah contoh sukses yang berani beralih ke investasi energi terbarukan. Namun, di Indonesia, pemerintah terkesan lebih mementingkan keuntungan ekonomi sesaat daripada keberlanjutan lingkungan. Alih-alih mendorong riset energi bersih, pemerintah justru semakin dalam menjerumuskan kampus ke dalam industri kotor.

Keputusan ini tentu sangat disayangkan. Kampus, yang seharusnya menjadi pusat ilmu pengetahuan dan inovasi, kini harus berkompromi dengan kepentingan bisnis yang merusak lingkungan. Transisi energi bersih yang seharusnya menjadi fokus utama, kini terancam gagal karena kebijakan yang tidak konsisten dan tidak berpihak pada lingkungan.

Penulis : Mita
Courtesy by @greenpeaceid

Mita Putri

Artikel Terkait

Laporan Khusus: Jejak Sunyi Sang “Manusia Bayangan Republik” Zulkifli Lubis

Suara Kita News. Com, Dalam lembaran sejarah Indonesia, panggung utama kerap dikuasai oleh mereka yang bersuara lantang di atas mimbar. Namun, di balik layar sejarah kemerdekaan, terdapat figur-figur yang memilih…

Lanjutkan Membaca

// // //
  • News
  • July 1, 2026
  • //
Biaya Visa Jepang Resmi Naik 5 Kali Lipat per 1 Juli 2026, Turis Indonesia Wajib Tahu!

Suarakitanews — Kabar penting bagi Anda yang berencana liburan ke Negeri Sakura: biaya visa Jepang naik secara signifikan mulai 1 Juli 2026. Kenaikan ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan lonjakan…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri