Pemerintah Pastikan QRIS dan Transaksi Elektronik Bebas Beban Pajak Tambahan

Suara Kita News.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara tegas membantah kabar yang beredar terkait pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% pada transaksi menggunakan QRIS dan metode pembayaran elektronik lainnya. Dalam sebuah pernyataan, Airlangga menegaskan bahwa transaksi QRIS, baik di dalam maupun luar negeri, tidak akan dikenakan PPN. Ia juga menjelaskan bahwa hal yang sama berlaku untuk transaksi tol dan layanan transportasi lainnya.

PPN Naik 1%, Tapi Tidak Berlaku untuk Semua, Meskipun pemerintah akan menaikkan tarif PPN dari 11% menjadi 12% mulai Januari 2025, kenaikan ini tidak akan berdampak pada semua jenis barang dan jasa. Airlangga menjelaskan bahwa bahan pokok, tarif tol, sektor kesehatan, dan pendidikan akan tetap bebas dari PPN. Kenaikan tarif hanya akan berlaku untuk barang dan jasa tertentu yang telah ditetapkan. Ia juga meyakinkan masyarakat bahwa dampak kenaikan PPN terhadap inflasi akan relatif kecil.

Sebelumnya, terdapat kebingungan di masyarakat mengenai pengenaan PPN pada layanan uang elektronik. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Dwi Astuti, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa PPN memang dikenakan pada jasa layanan uang elektronik, seperti biaya administrasi top-up saldo. Namun, PPN tidak dikenakan pada nilai uang elektronik itu sendiri atau transaksi transfer saldo tanpa biaya tambahan.

Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat tidak terbebani dengan pajak tambahan saat melakukan transaksi sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan pembayaran digital. Dengan menegaskan bahwa QRIS dan transaksi elektronik lainnya bebas PPN, pemerintah berharap dapat mendorong masyarakat untuk semakin banyak menggunakan metode pembayaran yang modern dan efisien.

penulis : yerrydewa

  • Artikel Terkait

    Paradoks Norwegia: Negara Hijau yang Kaya Raya dari Ekspor Minyak — Apa Dampak Perang Timur Tengah bagi Dana Triliunannya?

    Suarakitanews — [Norwegia], Norwegia memimpin dunia dalam transisi energi bersih, namun di saat yang sama meraup triliunan rupiah dari ekspor minyak dan gas bumi. Paradoks ini kini kembali diuji oleh…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Dampak Perang AS-Iran terhadap Nilai Tukar Mata Uang Dunia: Rupiah, Rupee, hingga Rubel

    Suarakitanews – Ketika konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran meletus pada akhir Februari 2025, dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah. Dampak perang AS-Iran terhadap nilai tukar mata…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri