Viral! Gus Miftah Dihujat, DPR Desak Kemenag Terbitkan Sertifikat Pendakwah

Suara Kita News – Dikutip dari Kumparancom, Setelah kasus Gus Miftah viral, sudah jelas itu adalah sebuah pertanya untuk menerbitkan sertifikasi pendakwah semakin menguat. Akibatnya, kasus ini menjadi bukti bahwa pengawasan terhadap kualitas dakwah di Indonesia sangat diperlukan.

Meskipun posisi Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden terancam usai video penghinaannya viral. Akibatnya, publik menilai tindakannya tidak mencerminkan sosok yang menjunjung tinggi kerukunan umat. Citra publik seorang tokoh agama sangat penting dalam menjaga harmoni antar umat beragama. Pernyataan yang merendahkan atau menghina kelompok lain dapat memicu perpecahan dan konflik.

Kontroversi ujaran Gus Miftah memicu desakan sertifikasi pendakwah. Sehingga, Maman Imanulhaq dari Komisi VIII DPR meminta Kemenag segera terbitkan sertifikasi untuk jamin kualitas dakwah. Tujuannya, agar hanya pendakwah kompeten yang berizin menyampaikan dakwah.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Gus Miftah menyampaikan alasan di balik pengunduran dirinya dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa keputusan ini murni berasal dari inisiatif pribadi dan tidak ada tekanan dari pihak manapun. Faktanya, sebagai ungkapan rasa hormat dan juga rasa cintanya yang begitu mendalam kepada Presiden Prabowo dan berharap agar langkahnya ini dapat menjaga nama baik institusi kepresidenan.

Meskipun dihadapkan pada tekanan publik yang cukup besar, Gus Miftah tetap teguh pada keputusannya untuk mengundurkan diri. Bahkan, ia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui proses perenungan yang panjang dan mendalam, serta didasari oleh nilai-nilai agama yang ia anut. Dengan melakukan muhasabah dan istikharah, ia merasa bahwa pengunduran diri adalah langkah terbaik yang dapat diambilnya. Keputusan ini menunjukkan komitmennya terhadap prinsip-prinsip agama yang diyakininya.

Dalam konferensi pers perpisahannya, Gus Miftah memberikan sinyal kuat tentang arah kariernya ke depan. Dengan demikian, dengan mengenakan blangkon, simbol identitasnya sebagai seorang ulama, ia menegaskan komitmennya untuk kembali fokus pada kegiatan dakwah. (Mita)

Mita Putri

Artikel Terkait

Laporan Khusus: Jejak Sunyi Sang “Manusia Bayangan Republik” Zulkifli Lubis

Suara Kita News. Com, Dalam lembaran sejarah Indonesia, panggung utama kerap dikuasai oleh mereka yang bersuara lantang di atas mimbar. Namun, di balik layar sejarah kemerdekaan, terdapat figur-figur yang memilih…

Lanjutkan Membaca

// // //
  • News
  • July 1, 2026
  • //
Biaya Visa Jepang Resmi Naik 5 Kali Lipat per 1 Juli 2026, Turis Indonesia Wajib Tahu!

Suarakitanews — Kabar penting bagi Anda yang berencana liburan ke Negeri Sakura: biaya visa Jepang naik secara signifikan mulai 1 Juli 2026. Kenaikan ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan lonjakan…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri