Suara Kita News. Com .KARAWANG — Ada yang berbeda di Desa Pasir Kemuning, Kecamatan Telagasari, Sabtu (17/10/2026). Di bawah terik matahari yang hangat, ribuan warga tampak tumpah ruah merayakan pesta rakyat. Bukan sekadar ajang hiburan, lapangan desa disulap menjadi pusat energi positif berkat kehadiran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu Agustina, S.H.
Lewat program inovatif bertajuk “Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya”—yang didukung penuh oleh Sekretariat DPRD Provinsi Jabar—Sri Rahayu membuktikan bahwa panggung legislatif tidak harus selalu kaku di dalam gedung ber-AC. Ia memilih turun langsung, merangkul akar rumput, dan merayakan kebudayaan lokal secara autentik
Nuansa tradisi langsung terasa begitu barisan warga mulai berarak. Menggandeng seniman dan seniwati lokal murni dari Desa Pasir Kemuning, festival ini menampilkan tradisi ruwatan bumi yang meriah.
Yang paling menyita perhatian adalah kehadiran dongdang (hiasan hasil bumi) dari tiap RT dengan berbagai kostum kreatif warga. Mulai dari balutan kebaya elegan hingga kostum unik ala figur jenaka seperti tuyul, tumpah ruah dalam gelaran yang sarat tawa dan kebersamaan.
“Semua keseniannya dari lingkungan sekitar. Kami sengaja mengangkat dan menghidupkan kembali budaya lokal asli Desa Pasir Kemuning agar warga, khususnya generasi muda, semakin bangga dengan akar budaya mereka,” ujar Sri Rahayu di sela-sela acara.
Tak hanya memanjakan mata lewat seni budaya, festival ini juga menjadi oase pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Berkolaborasi dengan berbagai instansi, warga disuguhkan deretan stan layanan kilat:
- Administrasi Kependudukan (Adminduk): Pembuatan KTP dan KK yang biasanya memakan waktu lama di kabupaten, kini tuntas hanya dalam 5 hingga 10 menit di lokasi acara.
- Layanan Samsat Keliling: Mempermudah warga memperpanjang SIM dan STNK bekerja sama dengan pihak kepolisian.
- Sembako Murah: Operasi tebus murah minyak dan bahan pokok hasil kolaborasi bersama Bulog.
- Cek Kesehatan Gratis: Layanan pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang menggandeng pihak rumah sakit dan Puskesmas setempat.
- Pemberdayaan UMKM: Melibatkan hampir 50 pelaku UMKM lokal untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Salah seorang warga mengaku sangat terbantu. Ia yang awalnya mengira harus menempuh jarak jauh ke Disdukcapil, kini bisa merampungkan urusan administrasinya sambil menikmati hiburan rakyat.
Kesuksesan acara keempat dari rangkaian program perubahan anggaran 2026 ini tak lepas dari sinergi kuat antara legislatif provinsi, pemerintah desa, hingga unsur kecamatan. Hadir mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Pasir Kemuning, Camat Telagasari, rekan sesama legislator DPRD Kabupaten Karawang Kang Abdul Aziz, serta jajaran Sekretariat DPRD Jabar.
Bagi Sri Rahayu, kegiatan semacam ini wajib dipertahankan dan tidak boleh dicoret dari pos anggaran. Ia menilai sentuhan langsung kepada masyarakat memberikan dampak psikologis dan sosial yang jauh berbeda dibanding metode penyerapan aspirasi konvensional.
“Kecintaan saya kepada masyarakat diwujudkan lewat kerja nyata seperti ini. Di 2027 mendatang, insya Allah program inovatif ini akan terus kami kembangkan—mulai dari Dewan Menyapa Teman-Teman Disabilitas, menyapa kaum perempuan, hingga layanan kesehatan masif ke kantong-kantong warga,” pungkas politisi energik ini menutup perbincangan.
Hari itu, Pasir Kemuning bukan sekadar desa yang merayakan pesta. Lebih dari itu, desa ini menjadi saksi hidup bagaimana seorang wakil rakyat mampu merajut kebudayaan, pelayanan publik, dan kehangatan emosional dalam satu panggung kebersamaan yang tulus.
penulis : Yerrydewa





