Suara Kita News.com,Karawang, 2026 – Tidak ada sinyal peringatan. Tanpa pemberitahuan resmi, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mendadak muncul di kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagKopUKM) Kabupaten Karawang.
Tak sendiri, Aep memboyong jajaran mesin utama birokrasi: Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, hingga Kepala Inspektorat. Agenda kunjungan kilat ini singkat namun krusial: Inspeksi Mendadak (Sidak) absensi dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah agresif di pagi hari ini menegaskan komitmen Pemkab Karawang dalam membongkar sekat-sekat “pola kerja individualis” yang kerap menyelimuti instansi pemerintahan. Bagi Aep, absensi bukan sekadar deretan angka kehadiran di atas kertas, melainkan indikator utama komitmen pelayanan publik.
“Kami ingin memastikan seluruh pegawai bekerja dengan baik dan menjalankan tugas serta tanggung jawabnya masing-masing. Tidak boleh ada yang merasa bekerja sendiri,” ujar Aep tegas di sela-sela peninjauannya.
Langkah memboyong BKPSDM dan Inspektorat sekaligus dalam sidak ini mengirimkan pesan kuat: ada pengawasan melekat yang dibarengi fungsi evaluasi serta penegakan sanksi langsung. Pemkab Karawang ingin memastikan bahwa roda birokrasi tidak bergerak lambat akibat celah kedisiplinan.
Bupati Aep menekankan bahwa narasi superteam harus menggantikan budaya superman di lingkungan Pemkab Karawang.
“Roda pemerintahan harus dijalankan secara bersama-sama. Kita adalah satu tim. Semua harus saling mendukung, saling membantu, dan sama-sama bekerja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Karawang,” tambahnya.
Langkah sidak terintegrasi ini diprediksi menjadi standar baru gaya kepemimpinan Aep Syaepuloh dalam mengawal efektivitas kinerja instansi publik di Karawang—memastikan setiap lini birokrasi benar-benar hadir dan bekerja untuk rakyat.
Penulis : Yerrydewa






