Suara Kita News.com. KARAWANG — Dinding-dinding ruang kelas tak lagi boleh jadi pembatas mimpi. Semangat itulah yang menyeruak saat Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, hadir dan membuka Seminar & Talkshow bertajuk “From Classroom to Ecosystem”.
Sebuah panggung komitmen tempat empat pilar utama—akademisi, mahasiswa, pelaku industri, dan Pemerintah Daerah—duduk bersama membedah masa depan Karawang. Forum ini bukan sekadar ajang sapa salam, melainkan laboratorium gagasan untuk menjawab tantangan nyata pembangunan daerah.
“Ilmu pengetahuan baru benar-benar bernyawa ketika ia mengakar dan berdampak di dunia nyata,” tegas Aep Syaepuloh di hadapan ratusan peserta yang memadati ruangan.
Melalui narasi besar “From Theory to Real Business”, Aep menekankan pentingnya meruntuhkan sekat ego sektoral. Menurutnya, potensi besar kampus dan megahnya kawasan industri Karawang harus dilebur dalam satu ekosistem yang saling menguatkan: bertukar pengetahuan, membuka jejaring, hingga melahirkan peluang kerja sama konkrit yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Transisi dari teori menuju aksi ini membutuhkan mata rantai yang presisi: mengubah pengetahuan menjadi inovasi, mengasah inovasi menjadi kolaborasi, dan mematangkan kolaborasi menjadi kontribusi nyata.
Mengutip pepatah bijak untuk menutup arahannya, Bupati Karawang itu menyampaikan pesan mendalam tentang arah perjalanan pembangunan Karawang ke depan.
“Kalau ingin berjalan cepat, kita bisa berjalan sendiri. Tetapi jika ingin berjalan jauh, kita harus berjalan bersama,” pungkasnya, menandai era baru kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Karawang.
Penulis: Yerrydewa






