Suara Kita News. Com – MEDAN – Proyek pembangunan Menara 199 di Masjid Agung Medan kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan jamaah. Pasalnya, hingga memasuki pertengahan tahun 2026, belum terlihat tanda-tanda dimulainya pengerjaan fondasi fisik menara tersebut di lokasi pembangunan.
Sejumlah jamaah yang rutin beribadah di masjid kebanggaan masyarakat Kota Medan ini mulai menyuarakan kegelisahan mereka terkait progres proyek tersebut. Menurut pantauan di lapangan, perhatian jamaah kini terfokus pada perbedaan progres pembangunan, di mana saat ini baru terlihat pengerjaan menara 99 yang berada di sisi kiri masjid, meskipun pengerjaannya pun belum rampung sepenuhnya.
Ketidakpastian ini diperparah dengan beredarnya informasi bahwa dana pembangunan Menara 199 disebut-sebut telah tersedia melalui dukungan pendanaan dari salah satu pengusaha ternama di Kota Medan. Kondisi tersebut memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat terkait kendala administratif atau teknis yang menghambat dimulainya pengerjaan.
”Jamaah berharap agar pembangunan segera direalisasikan sesuai rencana, mengingat Masjid Agung bukan sekadar rumah ibadah, melainkan ikon dan kebanggaan warga Kota Medan,” ujar salah satu jamaah yang enggan disebutkan namanya, Rabu (1/7/2026).
Sebagai catatan, pada tahun 2023, Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota saat itu, Bobby Nasution, sempat memberikan lampu hijau terkait regulasi pembangunan gedung pencakar langit, termasuk rencana pembangunan menara di kompleks Masjid Agung tersebut.
Selain masalah pembangunan, isu transparansi pengelolaan dana di lingkungan masjid juga ikut mencuat. Terkait pengelolaan pendapatan dari sektor parkir kendaraan, salah seorang juru parkir di area masjid berinisial F memberikan keterangan.
Ia menyatakan bahwa seluruh hasil pungutan parkir kendaraan yang dikelola di area tersebut disetorkan langsung kepada pihak Badan Kenaziran Masjid.
”Hasil dana parkir kendaraan diserahkan ke badan kenaziran,” ujar F singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Badan Kenaziran Masjid Agung Medan belum memberikan pernyataan resmi terkait progres pembangunan Menara 199 maupun detail pengelolaan dana parkir yang dipertanyakan jamaah. Masyarakat berharap adanya keterbukaan informasi dari pihak pengelola agar tidak terjadi spekulasi yang dapat mengganggu kenyamanan dan kepercayaan publik terhadap manajemen masjid. (Tim)






