MEKSIKO, Suarakitanews – Pesta sepak bola terbesar di dunia akhirnya dimulai. Piala Dunia 2026 resmi dibuka di Stadion Azteca, Mexico City, lewat upacara megah yang menampilkan tarian tradisional, lautan warna, dan penampilan memukau dari diva pop Shakira.
Tak heran, antusiasme publik begitu tinggi. Pasalnya, ini merupakan kali pertama Meksiko kembali menjadi tuan rumah turnamen akbar tersebut setelah empat dekade lamanya. Oleh karena itu, ribuan suporter pun memadati stadion bersejarah itu jauh sebelum laga dimulai.
Kemenangan Manis Sang Tuan Rumah
Sorak-sorai pendukung tuan rumah pecah begitu Meksiko berhasil menundukkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 pada laga pembuka.
Kemenangan ini sekaligus menjadi modal awal yang positif bagi Meksiko untuk melangkah lebih jauh di kompetisi kali ini.
Salah satu suporter, Javier Perez, yang datang bersama keluarganya, mengaku momen ini menjadi pengalaman tak terlupakan. Ia menyebut keberuntungannya mendapatkan tiket hospitality membuat kesempatan menyaksikan Piala Dunia secara langsung bersama keluarga terasa istimewa.
Dengan penuh semangat, ia pun berharap timnas Meksiko bisa terus mencetak gol dan melaju jauh di turnamen tahun ini.
Panggung Musik Kelas Dunia Menyemarakkan Pembukaan
Selain kemenangan di atas lapangan, upacara pembukaan turut menjadi sorotan berkat deretan musisi internasional yang turun langsung ke Stadion Azteca. Shakira tampil sebagai bintang utama, didampingi J Balvin, Burna Boy, hingga Danny Ocean yang menambah semarak suasana.
Tak hanya itu, vokalis Mana, Fher Olvera, juga ikut membawakan tembang klasik yang akrab di telinga publik Meksiko. Sementara itu, lagu kebangsaan Meksiko dinyanyikan oleh Alejandro Fernandez, putra dari legenda musik Vicente Fernandez, yang disambut antusias oleh puluhan ribu penonton.
Di sisi lain, penyanyi asal Afrika Selatan, Tyla, turut membawakan lagu kebangsaan negaranya.
Sebagai pelengkap, lagu resmi turnamen yang dibawakan oleh Andrea Bocelli dan Ejae juga turut diperdengarkan kepada publik, menambah kesan megah pada perhelatan ini.
Bayang-Bayang Protes di Luar Stadion
Meski perayaan di dalam stadion berlangsung meriah, situasi di luar arena tidak sepenuhnya tenang. Sejumlah bentrokan sempat terjadi antara aparat keamanan dan kelompok demonstran, bahkan memaksa otoritas setempat menutup sementara salah satu stasiun kereta bawah tanah di sekitar lokasi.
Pihak berwenang menyebut sekitar 200 orang bertopeng memisahkan diri dari kerumpunan demonstran yang berjumlah ratusan orang, lalu terlibat konfrontasi dengan petugas. Meski demikian, polisi memastikan situasi masih dapat dikendalikan.
Selain itu, sejumlah kalangan, termasuk guru dan keluarga korban perang narkoba di Meksiko, turut memanfaatkan momen sorotan global ini untuk menyuarakan aspirasi mereka melalui berbagai bentuk aksi damai.
Tiga Negara, Satu Perhelatan Akbar
Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 digelar secara bersama oleh tiga negara, yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Masing-masing negara pun telah menggelar upacara pembukaannya sendiri, termasuk perhelatan serupa yang berlangsung di Amerika Serikat pada pekan sebelumnya.
Dengan dimulainya turnamen ini, dunia kini bersiap menyaksikan rangkaian pertandingan yang dijanjikan penuh kejutan, drama, sekaligus hiburan dari panggung musik internasional yang menyertainya.
Penulis: Mita Putri








