Suara Kita News.com BEKASI — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi resmi memberlakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Simpang Sumir, Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondokmelati, sejak Selasa (14/04). Langkah ini diambil sebagai upaya memecah titik jenuh kemacetan yang kerap menjadi keluhan utama para pengguna jalan di kawasan tersebut.
Kebijakan taktis ini diklaim lahir dari pendekatan bottom-up. Sebelum skema anyar ini diterapkan di lapangan, Dishub Kota Bekasi terlebih dahulu menggelar musyawarah dan proses “belanja masalah” bersama Camat Pondokmelati, jajaran lurah, serta perwakilan tokoh masyarakat setempat.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari aspirasi warga, eksekusi hari pertama langsung menyasar pada hambatan fisik di jalur utama. Petugas gabungan di lapangan bergerak memindahkan empat unit separator beton di area putaran balik (u-turn) Simpang Sumir.
Keberadaan pembatas jalan tersebut selama ini dinilai mempersempit ruang gerak kendaraan, hingga memicu penumpukan volume kendaraan yang mengular pada jam-jam sibuk.
“Ini adalah ikhtiar bersama. Kami tidak ingin sekadar membuat aturan dari balik meja, tetapi mencari solusi komunal yang benar-benar berdampak positif bagi mobilitas warga,” ujar perwakilan tim Dishub Kota Bekasi saat memberikan keterangan kepada media.
Dengan digesernya separator tersebut, kapasitas tampung jalan pada area u-turn otomatis bertambah lebar. Pemerintah daerah memproyeksikan langkah ini dapat mengurai intensitas kemacetan dan memperlancar arus kendaraan dari kedua arah.
Kendati demikian, pihak otoritas menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini masih berstatus dinamis. Selama masa uji coba, Dishub bersama Satlantas Polres Metro Bekasi Kota akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala.
Jika pemindahan pembatas jalan dan skema rute baru ini terbukti efektif memangkas durasi antrean kendaraan secara signifikan, maka Dishub akan mematenkan skema ini menjadi kebijakan lalu lintas permanen.
Selama masa transisi dan adaptasi ini berjalan, para pengguna jalan yang melintasi kawasan Jatiwarna diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, jeli memperhatikan marka jalan yang baru, serta mematuhi instruksi dari petugas yang bersiaga di ploting jalur.
Suara Publik: Bagaimana jalannya arus lalu lintas di Simpang Sumir setelah pemindahan empat separator jalan tersebut menurut pantauan Anda? Bagikan laporan pandangan mata Anda melalui kolom komentar di bawah.
Penulis : Yerrydewa






