KARAWANG, Suara Kita News,com – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun ini dirayakan dengan penuh energi optimisme di Kabupaten Karawang. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menyampaikan refleksi mendalam sekaligus seruan aksi (call to action) kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan peringatan bersejarah ini sebagai batu loncatan menuju kemajuan daerah.
Melalui pesan visual yang diunggahnya, orang nomor satu di Karawang ini tidak hanya sekadar mengucapkan selamat, melainkan membakar semangat persatuan yang berakar pada identitas asli bangsa.
“Mari kita bergerak bersama-sama, menyalakan persatuan, menghidupkan kembali budaya gotong royong demi masa depan bangsa Indonesia yang lebih kuat dan bermartabat,” ujar Bupati Aep Syaepuloh dengan penuh penegasan.
Di tengah era transformasi digital dan tantangan global, Bupati Aep menilai bahwa esensi dari “Kebangkitan” harus diterjemahkan ke dalam kerja-kerja nyata di lapangan. Ungkapan “bergerak bersama-sama” yang diutarakannya menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan Karawang tidak bisa bertumpu pada pemerintah semata, melainkan butuh kolaborasi pentahelix—antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media.
Ada tiga poin krusial yang diangkat Bupati Aep dalam momentum Harkitnas kali ini:
- Menyalakan Api Persatuan: Menjaga kondusivitas dan harmoni di Karawang sebagai kota industri dan lumbung padi yang heterogen.
- Merawat Jiwa Gotong Royong: Mengikis sifat individualisme modern dengan menghidupkan kembali tradisi saling bantu, mulai dari lingkungan terkecil (RT/RW).
- Membangun Martabat Bangsa: Memastikan pembangunan ekonomi mengalir hingga ke akar rumput, menciptakan masyarakat Karawang yang mandiri, berdaya saing, dan dihormati.
Sebagai salah satu pusat industri terbesar sekaligus penyangga ketahanan pangan nasional, Karawang memiliki posisi strategis dalam peta kebangkitan Indonesia. Seruan Bupati Aep ini menjadi pengingat bahwa momentum Harkitnas adalah momentum lokal untuk berdampak nasional.
Bagi masyarakat Karawang, pesan dari sang Bupati adalah sebuah undangan terbuka: Waktunya berhenti menjadi penonton, kini saatnya ikut turun tangan demi masa depan Indonesia yang lebih kuat dan bermartabat.
Selamat Hari Kebangkitan Nasional!
Penulis : Yerryewa






