Suara Kita News.com. KARAWANG – Senin pagi, 11 Mei 2026, suasana di pusat pemerintahan Kabupaten Karawang tampak berbeda. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) berdiri tegak dalam barisan, namun agenda kali ini bukan sekadar rutinitas absensi pagi. Di bawah langit Karawang, sebuah janji kolektif diikrarkan: Integritas harga mati.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi memulai rangkaian roadshow apel pagi yang dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas. Tidak tanggung-tanggung, agenda ini dirancang maraton sebanyak sembilan kali di berbagai lokasi strategis guna memastikan “virus” profesionalisme merasuk hingga ke sendi birokrasi terdalam.
Pada titik pertama ini, sebanyak 438 ASN lintas instansi menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah penguatan budaya kerja. Data mencatat kehadiran signifikan dari:
- Sekretariat Daerah: 225 ASN
- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo): 82 ASN
- Sekretariat DPRD: 78 ASN
- Bapperida: 53 ASN
Dalam arahannya yang lugas, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menegaskan bahwa lembaran kertas pakta integritas yang ditandatangani tidak akan berarti tanpa implementasi nyata. Ia menolak keras jika kegiatan ini hanya dianggap sebagai pelengkap administrasi.
“Penandatanganan ini bukan formalitas di atas kertas. Ini adalah kontrak moral antara Anda, Tuhan, dan masyarakat Karawang. Integritas tidak jatuh dari langit, ia dimulai dari diri sendiri saat menatap cermin sebelum berangkat kerja,” tegas Bupati Aep di hadapan peserta apel.
Beliau menekankan bahwa loyalitas dan disiplin adalah “bahan bakar” utama agar pelayanan publik tidak hanya berjalan, tetapi berlari memenuhi ekspektasi masyarakat.
Momentum ini juga menjadi hari bersejarah bagi 286 CPNS yang resmi menanggalkan status “Calon” dan sah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bersamaan dengan pengambilan sumpah jabatan tersebut, tiga pejabat fungsional juga resmi dilantik.
Bupati berpesan agar para ASN muda ini membawa nafas baru dengan menjunjung tinggi core values BerAKHLAK. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak birokrasi yang lebih lincah dan bebas dari praktik korupsi.
Di sela penguatan internal birokrasi, Bupati Aep juga menyentuh aspek kemitraan strategis daerah. Suasana hangat menyelimuti penyambutan Billy Rahadian sebagai Pimpinan Cabang Bank bjb Karawang yang baru. Di saat yang sama, apresiasi mendalam diberikan kepada Doddy Irawadi atas dedikasi dan kolaborasi apiknya selama ini dalam mendukung roda ekonomi di Karawang.
Langkah massif yang diambil Pemkab Karawang melalui rangkaian roadshow ini menunjukkan sinyal kuat bahwa transparansi bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Dengan pengawasan ketat dan komitmen dari pucuk pimpinan hingga staf fungsional, Karawang sedang berupaya membangun benteng kokoh melawan praktik maladminstrasi.
Kini, mata publik tertuju pada realisasi janji tersebut. Akankah tanda tangan di atas materai ini menjelma menjadi pelayanan publik yang tanpa celah? Waktu yang akan menjawab.






