Suarakitanews – Belakangan ini, istilah “touch some grass” sering muncul di media sosial. Namun, banyak yang menggunakannya sebagai sindiran atau komentar sarkastik. Padahal, sebenarnya istilah ini memiliki makna yang jauh lebih dalam.
Secara harfiah, touch some grass berarti “menyentuh rumput”. Akan tetapi, dalam konteks kesehatan mental, istilah ini merujuk pada konsep grounding atau earthing—yaitu proses menghubungkan diri kembali dengan alam untuk menenangkan pikiran.
Mengapa Grounding Penting untuk Kesehatan Mental?
Saat kamu merasa stres, cemas, atau emosional, tubuh dan pikiran sering kali “terjebak” dalam tekanan. Oleh karena itu, grounding hadir sebagai cara sederhana untuk kembali ke momen saat ini.
Selain itu, grounding membantu:
- Mengurangi stres dan kecemasan
- Meningkatkan fokus dan kesadaran diri
- Memberikan efek relaksasi alami
- Membantu kualitas tidur menjadi lebih baik
Dengan kata lain, kamu tidak hanya “menyentuh rumput”, tetapi juga memberi kesempatan pada tubuh untuk beristirahat.
Bagaimana Cara Kerja Grounding?
Menariknya, grounding melibatkan lima indra manusia. Misalnya, saat kamu berada di alam:
- Kamu melihat pemandangan (penglihatan)
- Mendengar suara alam (pendengaran)
- Merasakan tekstur tanah atau rumput (peraba)
- Menghirup udara segar (penciuman)
- Bahkan merasakan sensasi alami (perasa)
Akibatnya, pikiranmu menjadi lebih fokus pada “sekarang”, bukan pada kekhawatiran atau masalah.
Apakah Grounding Didukung Penelitian?
Meskipun masih terus diteliti, beberapa studi menunjukkan hasil yang menjanjikan. Misalnya, penelitian menyebutkan bahwa grounding dapat membantu:
- Mengurangi stres
- Menurunkan kecemasan dan depresi
- Meningkatkan energi
- Memperbaiki kualitas tidur
Dengan demikian, praktik sederhana ini ternyata memiliki potensi besar untuk kesejahteraan mental.
Cara Mudah Melakukan Grounding Sehari-hari
- Grounding di Dalam Rumah
Jika tidak memungkinkan keluar rumah, kamu tetap bisa grounding dengan bantuan grounding mat. Ini adalah alat yang dirancang untuk mensimulasikan efek kontak dengan bumi. - Berjalan Kaki di Alam
Pertama, kamu bisa berjalan tanpa alas kaki di atas tanah atau rumput selama 15–30 menit. Sambil berjalan, fokuslah pada sensasi yang kamu rasakan. - Berkebun atau Bermain Tanah
Selain itu, aktivitas seperti menanam atau menggali tanah juga bisa membantu kamu lebih terhubung dengan alam.
Saatnya Memahami Arti Sebenarnya
Jadi, “touch some grass” bukan sekadar komentar negatif. Sebaliknya, ini adalah pengingat untuk:
- Beristirahat sejenak
- Kembali ke alam
- Menenangkan pikiran
Akhirnya, di tengah kesibukan dan tekanan hidup, meluangkan waktu untuk “terhubung dengan bumi” bisa menjadi langkah kecil dengan dampak besar.
Penulis: Mita Putri








