Suara Kita News.com – TELAGASARI – Ada yang berbeda pada agenda Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten Karawang di titik ke-7 yang berlokasi di Kecamatan Telagasari. Ritual silaturahmi yang biasanya berjalan formal, kini bertransformasi menjadi panggung pembuktian soliditas birokrasi.
Pemerintah Daerah secara tegas menjadikan momentum ini sebagai instrumen untuk memotret kekompakan para pejabat di luar jam kantor formal. Tak tanggung-tanggung, prosesi “absen manual” dilakukan langsung di lokasi untuk memastikan para pemangku kebijakan hadir bersinergi dengan masyarakat.
Bagi jajaran pimpinan daerah, kehadiran pejabat dalam Tarling bukan sekadar menggugurkan kewajiban seremoni. Ini adalah indikator nyata bagaimana Aparatur Sipil Negara (ASN) menerjemahkan rasa tanggung jawab atas kepercayaan dan jabatan yang mereka emban.
“Tarling adalah potret nyata bagaimana ASN kita bekerja sama. Saya ingin melihat langsung bagaimana kekompakan itu terjalin, bukan hanya indah di atas kertas,” tegas perwakilan Pemerintah Daerah usai kegiatan di Telagasari.
Kejutan terjadi saat pimpinan daerah secara personal mengabsen satu per satu pejabat yang hadir, mulai dari level Kepala Bidang (Kabid) hingga Sekretaris Dinas (Sekdis). Aksi spontan ini pun berlanjut pada instruksi resmi bagi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Mulai titik Tarling berikutnya, BKPSDM diwajibkan melakukan pendataan ketat terhadap kehadiran pejabat eselon di setiap lokasi. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada sekat komunikasi antar-instansi serta menyamakan frekuensi dalam menyukseskan program pembangunan.
Transformasi format Tarling ini dinilai sebagai terobosan dalam manajemen SDM karena tiga hal krusial, Memaksa pejabat untuk keluar dari zona nyaman kantor dan mendengar langsung aspirasi masyarakat, ulama, dan umaro di tingkat kecamatan. Mengukur loyalitas pejabat melalui kehadiran fisik dalam kegiatan kolektif daerah sebagai bentuk dukungan terhadap visi pemerintah. Menghapus ego sektoral antar-dinas dengan mempertemukan seluruh elemen birokrasi dalam satu forum informal namun strategis.
“Kita harus tunjukkan bahwa ASN Karawang itu kompak, guyub, dan memiliki satu visi besar yang sama untuk menyukseskan program pemerintah,” pungkasnya sebelum menutup kegiatan yang berlangsung hangat tersebut.
Penulis : Dewa






