Langkat Membara: Kapoldasu Didesak Berangus “Blue Night”, Sarang Narkoba di Balik Kedok Hiburan Malam

Suara Kita News.com – BINJAI – Kesucian bulan suci Ramadhan di perbatasan Binjai-Langkat ternoda. Tempat Hiburan Malam (THM) Blue Night yang berlokasi di Jalan Emplasmen, Kwala Mencirim, kini menjadi sorotan tajam. Tak sekadar dugaan pelanggaran izin, lokasi ini dituding menjadi episentrum peredaran narkotika yang kebal hukum.

Kritik pedas pun mengalir ke meja Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, yang dinilai “tutup mata” terhadap aktivitas haram di wilayah hukumnya. Kini, harapan warga tertuju sepenuhnya pada Kapoldasu Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, untuk turun tangan langsung melakukan pembersihan.

Informasi yang dihimpun tim di lapangan mengungkap sisi gelap operasional Blue Night. Pil ekstasi disebut-sebut dijual bebas seharga Rp 300.000 per butir. Mirisnya, tempat ini telah memakan korban jiwa.

  • Sabtu (17/1): Seorang pengunjung berinisial COT tewas diduga akibat overdosis (OD).
  • Kasus Sebelumnya: Seorang warga Deli Serdang juga meregang nyawa dengan diagnosa serupa setelah sempat dilarikan ke RSUD Djoelham Binjai.

Aset mewah berupa Blue Night dan Champion Coffe And Resto yang terletak berdekatan, diduga kuat merupakan hasil pencucian uang (money laundering) dari bisnis gelap narkoba yang dikendalikan oleh sosok berinisial S, yang dikenal sebagai ketua salah satu OKP di Binjai

Padahal, catatan hitam Blue Night sudah panjang. Pemkab Langkat melalui Kasat Pol PP, Dameka Putra Singarimbun, telah melayangkan surat peringatan pertama pada 6 Januari 2026.

“Tim Terpadu Provinsi Sumut akan melakukan pembongkaran paksa jika THM ini tetap nekat beroperasi tanpa izin,” bunyi peringatan tegas dalam surat tersebut.

Namun, kenyataan di lapangan berbicara lain. Segel yang dipasang tahun lalu seolah dianggap angin lalu, sementara dentum musik dan transaksi narkoba terus berjalan menantang hukum.

Ketua MUI Kabupaten Langkat, H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc., M.A, menyatakan keprihatinan mendalam. MUI telah mengeluarkan 9 poin himbauan untuk memuliakan Ramadhan, di mana poin ke-5 dan ke-6 secara spesifik meminta kepolisian menutup tempat maksiat.

“Jangan sampai kekhusyukan umat dalam beribadah ternoda oleh kemaksiatan yang dibiarkan. Kami menagih visi religius Kabupaten Langkat. Jika imbauan tak digubris, aparat harus bertindak tegas!” tegas

Masyarakat kini menagih janji pemberantasan narkoba yang menjadi salah satu prioritas dalam Program Astacita Presiden Prabowo.

“Kami ingin Binjai dan Langkat bersih. Jangan biarkan bandar besar merasa tak tersentuh hukum. Tangkap S dan tutup permanen Blue Night,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

  • Artikel Terkait

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Suara Kita News, Karawang – Gerakan atau forum Gelo Commando 2026 secara resmi menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia dengan mengusung 8 Poin Aspirasi Rakyat. Berbagai tuntutan ini mencakup isu kesejahteraan sosial,…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Suara Kita News.com, Pilkades Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, tengah menjadi sorotan hangat. Di tengah panggung pertarungan empat kandidat kuat, atmosfer pemilihan kali ini terasa jauh berbeda. Warga tidak lagi sekadar…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri