Suara Kita News.com – KARAWANG – Suasana khidmat bulan suci Ramadhan di Kecamatan Rengasdengklok tercoreng oleh aksi tawuran antar kelompok pemuda pada Sabtu dini hari (21/02/2026). Insiden yang terjadi tepat di depan TPU Desa Karyasari tersebut mengakibatkan seorang pemuda menderita luka bacok serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Korban diketahui bernama Dimas, warga Dusun Bakan Krajan Selatan, Desa Karyasari. Berdasarkan informasi medis, korban mengalami luka senjata tajam (sajam) di bagian punggung sebelah kanan yang cukup dalam hingga hampir menembus bagian depan tubuh.
Merespons kejadian tersebut, Kapolsek Rengasdengklok, Kompol Eddi Karyadi, langsung memimpin pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Koordinasi lapangan dilakukan bersama Babinsa, Kepala Desa Karyasari, Asur Pudian, serta jajaran perangkat desa setempat.
“Kami sedang mendalami keterangan dari saksi-saksi di lapangan. Identitas pelaku masih dalam tahap penyelidikan dan pencarian intensif oleh tim unit reskrim,” ujar Kompol Eddi Karyadi saat dikonfirmasi di depan Kantor Desa Karyasari, Sabtu malam.
Dua orang saksi telah dimintai keterangan resmi oleh pihak kepolisian. Salah satu saksi berinisial A menuturkan bahwa dirinya melihat dua kelompok pemuda yang terlibat bentrokan dengan jumlah massa yang tidak seimbang.
“Saya lihat dua gerombolan massa, tapi kekuatannya tidak seimbang. Kalau soal senjata tajam, saya tidak tahu pasti karena kejadiannya sangat cepat dan gelap,” ungkap saksi A kepada petugas.
Meski identitas pelaku pembacokan belum bisa dipastikan secara instan, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi beberapa petunjuk penting untuk mengungkap dalang di balik aksi kekerasan ini.
Kapolsek Rengasdengklok mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak muda di waktu menjelang sahur guna menghindari aksi tawuran susulan.
“Kami terus berusaha mencari titik terang agar pelaku dapat segera diamankan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Kompol Eddi.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara personel kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku tawuran.
(Red/Tim)






