Suara Kita News.com, KARAWANG – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, kembali membuktikan komitmennya dalam pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok desa. Jalur Totoang Tegal Koneng, yang menjadi urat nadi penghubung Desa Karangsinom dan Desa Tirtasari, kini berubah wajah secara total. Transformasi ini sekaligus mengakhiri penantian panjang warga akan akses jalan yang layak dan aman.
Bukan sekadar perbaikan permukaan jalan, proyek ini mencakup paket lengkap pembangunan: pelebaran badan jalan, pengokohan struktur melalui turap permanen, hingga instalasi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang kini telah menyala terang.
Jalur Tegal Koneng selama ini dikenal sebagai area yang cukup menantang bagi pengendara, terutama saat malam hari. Dengan tuntasnya pemasangan PJU dan pembangunan turap, Pemerintah Kabupaten Karawang tidak hanya memperbaiki mobilitas, tetapi juga menghidupkan rasa aman.
“Alhamdulillah, kini jalanan lebih lebar, turap selesai, dan PJU sudah menyala. Kantun dirawat bersama-sama ya,” ujar Bupati Aep melalui keterangan resminya, Selasa (20/1).
Pesan singkat dalam bahasa Sunda tersebut menyiratkan filosofi pembangunan kolaboratif: Pemerintah membangun, masyarakat menjaga. Turap yang kokoh kini menjadi benteng pencegah abrasi, sementara cahaya PJU menjadi instrumen utama dalam menekan angka kriminalitas serta risiko kecelakaan di jalur tersebut.
Di balik suksesnya pembangunan fisik ini, Bupati Aep mengeluarkan instruksi tajam yang menyasar pada transformasi mental birokrasi di tingkat desa. Beliau menegaskan bahwa infrastruktur yang bagus tidak akan maksimal tanpa pelayanan publik yang responsif.
Ada tiga mandat utama yang ditekankan Bupati bagi seluruh Kepala Desa di Karawang:
Kades wajib menjalin komunikasi intensif dengan Camat dan unsur Muspika.Keluhan warga harus segera dijawab sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih kompleks.Menanggalkan budaya “di belakang meja” dengan rutin berkeliling memantau kondisi sosial dan infrastruktur desa secara langsung.
“Pastikan setiap hari berkeliling melihat kondisi dan keadaan desa masing-masing. Jadilah pemimpin yang responsif terhadap keluhan warga,” tegas Aep dengan nada yang hangat namun penuh penekanan.
Penulis : Yerrydewa






