Pulang Cepat, Nyawa Melayang’: Kasus ‘Kasa Misterius’ di RS Hastien Goyang Kepercayaan Publik Karawang

Suara Kita News.com. Sebuah skandal medis berpotensi besar, yang melibatkan dugaan malpraktik, tengah mengguncang Kabupaten Karawang. Fokus tertuju pada Rumah Sakit Hastien Rengasdengklok setelah seorang pasien dilaporkan meninggal dunia di rumah, hanya 48 jam pasca menjalani operasi dan langsung dipulangkan (discharge) tanpa menjalani perawatan inap yang memadai.

Tragedi ini memicu pertanyaan serius tentang standar operasional dan keamanan pasien di fasilitas kesehatan tersebut.

Korban menjalani operasi untuk mengatasi benjolan di area vitalnya. Namun, titik krusial yang menimbulkan kecurigaan keluarga adalah kondisi pasca-operasi. Pihak keluarga terkejut setelah mendapati bagian perut hingga kemaluan pasien “disumpal” dengan kain kasa berukuran lebar dan panjang—sebuah penanganan yang dipertanyakan kelayakannya dalam standar medis.

Lebih mengkhawatirkan, pasien dipulangkan untuk ‘perawatan mandiri’ di rumah. Kondisi korban, yang seharusnya berada di bawah pengawasan ketat, justru terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian. Kejadian ini sontak memicu kecurigaan kuat dan keresahan meluas di kalangan publik Rengasdengklok.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang, Endang Suryadi, MARS, kini berada di garis depan penanganan krisis ini. Mengonfirmasi langkah cepat, Endang menyatakan tim Dinkes telah diterjunkan untuk mengumpulkan fakta.

“Tim Dinkes sudah kami tugaskan untuk meminta keterangan dari pihak rumah sakit. Kami ingin memastikan bahwa seluruh tindakan medis yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur dan standar pelayanan kesehatan,” ujar Endang melalui konfirmasi tertulis pada Senin (13/10/2025).

Endang berjanji akan menjunjung tinggi objektivitas dan transparansi. Ia menegaskan, sikap resmi Dinkes baru akan disampaikan setelah semua data, termasuk hasil audit medis, lengkap. “Jika seluruh data dan hasil audit medis sudah lengkap, barulah kami bisa menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik,” tegasnya, menjawab tuntutan masyarakat akan akuntabilitas.

Sementara masyarakat menuntut kejelasan, pihak RS Hastien Rengasdengklok memilih menahan diri dari komentar publik. Namun, Manajer Keperawatan RS Hastien, Hendra, memastikan manajemen akan segera memberikan klarifikasi.

“Kami akan segera mengundang insan pers untuk memberikan penjelasan resmi terkait hasil audit dan investigasi dari Dinkes Kabupaten Karawang,” ungkap Hendra, menandakan bahwa rumah sakit siap menghadapi pengawasan publik setelah hasil audit keluar.

Kasus ‘kasa misterius’ dan kematian pasca-operasi ini bukan hanya menjadi catatan hitam bagi RS Hastien, tetapi juga menjadi ujian krusial bagi sistem pengawasan kesehatan Karawang. Insiden ini mempertaruhkan hak fundamental pasien atas pelayanan kesehatan yang aman, manusiawi, serta kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap etika profesi dan hukum yang berlaku.

Red

  • Artikel Terkait

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Suara Kita News, Karawang – Gerakan atau forum Gelo Commando 2026 secara resmi menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia dengan mengusung 8 Poin Aspirasi Rakyat. Berbagai tuntutan ini mencakup isu kesejahteraan sosial,…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Suara Kita News.com, Pilkades Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, tengah menjadi sorotan hangat. Di tengah panggung pertarungan empat kandidat kuat, atmosfer pemilihan kali ini terasa jauh berbeda. Warga tidak lagi sekadar…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri