Suarakitanews – Pernah Merasa Deg-degan Tapi Justru Semangat? Bisa Jadi Itu Eustress! Banyak orang menganggap stres sebagai sesuatu yang negatif. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua stres itu buruk? Faktanya, ada jenis stres yang justru bisa membuat kamu lebih produktif dan berkembang. Jenis stres ini disebut eustress.
Apa Itu Eustress?
Secara sederhana, eustress adalah stres positif yang memberikan motivasi dan energi tambahan untuk menghadapi tantangan. Misalnya, saat kamu merasa deg-degan sebelum presentasi, lomba, atau wawancara kerja, namun justru lebih fokus dan semangat menjalaninya—itulah eustress.
Jenis-Jenis Stres
Stres secara umum dibagi menjadi dua jenis utama:
- Distress: Stres negatif yang membuat kamu merasa tertekan, cemas berlebihan, atau bahkan menyerah.
- Eustress: Stres positif yang menantang dan memotivasi kamu untuk bertumbuh.
Contoh Situasi yang Memicu Eustress
Beberapa contoh aktivitas yang bisa memicu eustress antara lain:
- Menghadapi ujian penting
- Mendaftarkan diri dalam kepanitiaan atau organisasi baru
- Menyusun target pekerjaan atau proyek pribadi
- Menonton film seram dengan teman-teman
Dalam situasi tersebut, kamu tetap merasa stres, tetapi dalam cara yang membangun dan mendorong kamu untuk berusaha lebih baik.
Sebuah Spektrum
Menariknya, stres negatif dan positif berada dalam satu spektrum. Dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa mengubah distress menjadi eustress.
Contohnya, ketika kamu merasa tidak siap menghadapi ujian dan mulai panik (distress), namun kamu kemudian memilih untuk belajar dengan tekun. Seiring berjalannya waktu, kamu mulai memahami materi dan merasa lebih percaya diri. Stres yang tadinya negatif pun berubah menjadi positif.
Metode RESILIENSI
Berikut adalah cara efektif untuk membalikkan kondisi stres negatif menjadi positif melalui resiliensi:
RE: Respons stres sebagai tantangan, bukan ancaman.
SI: Sikapi dengan keyakinan bahwa kamu mampu melewatinya.
LI: Lihat dan fokus pada hal-hal yang bisa kamu kontrol.
EN: Enyahkan pikiran negatif dengan memikirkan hasil yang membahagiakan.
SI: Siapkan waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang terdekat yang mendukungmu.
Pentingnya Memahami Perbedaan Setiap Pengalaman
Setiap orang memiliki pengalaman dan ambang stres yang berbeda. Apa yang membuat kamu merasa stres bisa jadi tidak berdampak sama pada orang lain, dan sebaliknya. Oleh karena itu, penting untuk tidak membandingkan diri, melainkan fokus pada bagaimana kamu mengelola stres tersebut.
Kesimpulan
Stres bukan selalu musuh. Dengan memahami dan mengenali eustress, kamu bisa menjadikan tekanan sebagai alat untuk berkembang dan meningkatkan kualitas hidup. Jadi, lain kali saat kamu merasa stres, coba tanyakan pada diri sendiri: apakah ini stres yang negatif atau justru stres yang positif?
Kalau kamu sendiri, biasanya situasi seperti apa yang bikin kamu stres?
Penulis: Mita Putri








