KARAWANG – Suasana semarak dan penuh antusiasme menyelimuti Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karawang pada Rabu siang. Kedatangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disambut gegap gempita oleh ribuan warga setempat yang telah menanti sejak pagi.
Pantauan di lokasi menunjukkan lautan manusia memadati halaman kantor dinas. Warga rela berjemur di bawah terik matahari demi bisa menyambut langsung sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan rakyatnya tersebut. Sorak sorai riuh dan senyum bahagia terpancar jelas di wajah mereka saat Dedi Mulyadi tiba di lokasi.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan bagian dari agenda kerja Gubernur untuk meninjau langsung potensi dan perkembangan sektor pariwisata serta pelestarian budaya di Kabupaten Karawang. Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi tak canggung berdialog hangat dengan para pegawai dinas dan masyarakat. Berbagai isu strategis seputar pengembangan wisata lokal dan pelestarian warisan budaya daerah menjadi topik pembahasan yang menarik.
“Karawang memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi sejarah, budaya, maupun destinasi wisatanya. Kita ingin memastikan potensi itu benar-benar dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Dedi Mulyadi di hadapan awak media, menegaskan komitmennya terhadap pembangunan daerah.
Tak hanya berdialog, Dedi Mulyadi juga meninjau beberapa program unggulan yang sedang dijalankan oleh Disparbud Karawang. Ia tak segan memberikan apresiasi atas kerja keras para pegawai yang terus berupaya mengangkat citra Karawang sebagai daerah tujuan wisata dan budaya terkemuka di Jawa Barat.
Kehadiran Gubernur Dedi Mulyadi menjadi momen spesial yang tak terlupakan bagi masyarakat Karawang. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berfoto bersama, berbincang singkat, bahkan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.
Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan dorongan semangat baru bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun sektor pariwisata dan kebudayaan yang berkelanjutan di Bumi Pangkal Perjuangan.
Penulis : Kinah
Editor Yerrydewa






