KARAWANG suara Kita News.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambangi SMAN 1 Cikampek, Kabupaten Karawang, pada Selasa pagi (10/6) dalam kunjungan kerja yang disambut antusias. Kedatangan orang nomor satu di Jawa Barat ini tak hanya untuk memantau langsung proses pelayanan Sistem Masuk Penerimaan Baru (SMPB) atau PPDB, namun juga mensosialisasikan dua program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat: kebijakan masuk sekolah lebih pagi dan pemberlakuan jam malam bagi siswa.
Ratusan guru, orang tua siswa, dan jajaran manajemen sekolah tampak memadati area penyambutan Gubernur Dedi Mulyadi. Dalam dialog interaktif dengan para orang tua yang sedang mendaftarkan putra-putrinya, Kang Dedi, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya disiplin waktu dalam pembentukan karakter anak.
“Setuju gak kalau anak-anak masuk sekolah lebih pagi? Setuju gak kalau anak jam 9 malam sudah ada di rumah dan tidak keluyuran lagi?” tanya Kang Dedi disambut serentak kata “setuju” dari para orang tua, seperti dikutip dari Holopis.com.
Kang Dedi menjelaskan bahwa program sekolah pagi dicanangkan untuk menanamkan jiwa disiplin dan produktivitas sejak dini pada para siswa. Sementara itu, kebijakan jam malam diyakini mampu menekan potensi kenakalan remaja serta meningkatkan kualitas waktu kebersamaan siswa dengan keluarga di rumah.
Kepala SMAN 1 Cikampek, Drs. H. Agus Setiawan, M.Pd., menyambut positif kunjungan dan inisiatif gubernur. Ia menegaskan komitmen penuh sekolahnya dalam mendukung penuh program-program pembinaan karakter siswa tersebut.
“Alhamdulillah, beliau (Gubernur) mengapresiasi SMAN 1 Cikampek sebagai sekolah yang bersih, tertata rapi, dan memiliki pelayanan SMPB yang tertib,” ujar Agus bangga.
Lebih lanjut, Agus memaparkan bahwa SMAN 1 Cikampek telah proaktif dalam mengimplementasikan kebijakan jam malam. Sejak Senin, 2 Juni 2025 lalu, pihak sekolah sudah mulai melakukan pengawasan ketat melalui posko Satuan Tugas (Satgas) Pendidikan.
“Saya selaku Kepala Satgas Posko 1 menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan telah berjalan sejak awal Juni, sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan karakter siswa di luar jam sekolah,” imbuhnya.
Kunjungan kerja Gubernur Dedi Mulyadi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh Jawa Barat untuk turut serta menyukseskan program pembinaan disiplin siswa. Dengan regulasi yang berpihak pada masa depan generasi muda, diharapkan akan lahir tunas-tunas bangsa yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan zaman.
Penulis :Kinah
Editor : Yerrydewa






