Suara Kita News.com – Sebuah era baru kolaborasi dan pemberdayaan pedagang pasar terukir di Pasar Induk Laucih, Medan. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 pasar tersebut tidak hanya menjadi ajang sukacita, namun juga panggung pelantikan pengurus Ikatan Pedagang Pasar Induk Laucih Medan (IPPIM), sebuah langkah strategis yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Acara yang dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumatera Utara dan Walikota Medan ini menjadi simbol komitmen Pemko dalam meningkatkan kesejahteraan para pedagang. Lebih dari sekadar perayaan, momen ini menegaskan visi yang sejalan antara harapan pedagang dan program pembangunan kota.
“Pedagang harus sejahtera,” demikian pesan kuat yang berulang kali digaungkan oleh perwakilan Pemko Medan dalam berbagai kesempatan terkait acara ini. Penegasan ini bukan sekadar retorika, melainkan fondasi dari kemitraan yang sedang dibangun. Pelantikan pengurus IPPIM diyakini akan menjadi katalisator dalam mewujudkan kesejahteraan tersebut, dengan Nismahwati Boru Singarimbun secara resmi mengemban amanah sebagai ketua pedagang pasar.
Ribuan pedagang memadati lokasi acara, menunjukkan antusiasme dan harapan besar terhadap kepengurusan baru dan dukungan Pemko. Tema kesejahteraan yang diusung dalam perayaan HUT ke-10 ini secara eksplisit mencerminkan visi Walikota Medan untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang adil dan progresif.
Kehadiran Kepala Biro Sekretariat Daerah (Setda) Kota Medan dalam acara pelantikan semakin memperjelas keseriusan Pemko dalam merangkul dan memberdayakan komunitas pedagang pasar. Langkah ini dipandang sebagai inovasi dalam tata kelola pasar, di mana pedagang tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga subjek aktif dalam perumusan dan implementasi program-program peningkatan kesejahteraan.
Momentum HUT ke-10 Pasar Induk Laucih dan pelantikan pengurus IPPIM ini menjadi babak baru dalam perjalanan pasar tradisional di Medan. Sinergi yang terjalin antara Pemko dan pedagang diharapkan tidak hanya meningkatkan taraf hidup para pelaku ekonomi mikro ini, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi kota secara keseluruhan. Pasar Laucih kini tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga episentrum kolaborasi inovatif antara pemerintah dan warganya.






