Tragedi Karawang: Luka Tiga jari Berujung Maut, Ketua Sundawani Soroti Dugaan Malpraktik dan Lemahnya K3.

Suara Kita News.com -Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga Kintan, seorang pekerja di Karawang yang meninggal dunia setelah mengalami luka ringan di jari. Peristiwa tragis ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga memicu pertanyaan besar dan kecurigaan akan adanya kelalaian dalam penanganan medis serta lemahnya pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri.

Ketua DPD Paguyuban Sundawani, H Ranjes,  menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas kejadian ini. Dengan nada bicara tegas, Ranjes menduga adanya potensi kelalaian yang sistematis dalam penanganan kasus Kintan, baik dari pihak perusahaan maupun fasilitas kesehatan yang terlibat.

“Ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Bagaimana mungkin luka di jari bisa merenggut nyawa seseorang? Ada yang tidak beres di sini,” ujar Ranzes kepada Suara Kita News.com. Ia mendesak pihak berwenang
untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan guna mengungkap kebenaran di balik tragedi ini.

Sorotan tajam juga mengarah pada dugaan potensi malpraktik. H Ranjes menyinggung Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, khususnya Pasal 79, yang memungkinkan adanya jeratan pidana bagi tenaga medis yang terbukti melakukan malpraktik akibat tindakan medis tanpa
indikasi yang jelas atau kesalahan prosedural.

“Jika memang ada indikasi kelalaian medis, pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Nyawa seorang pekerja tidak boleh dianggap remeh,” tegasnya.

Lebih lanjut, tragedi ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan K3 di lingkungan industri Karawang. Pertanyaan mengenai standar keselamatan kerja di perusahaan tempat Kintan bekerja, serta prosedur penanganan awal pasca-kecelakaan, menjadi krusial untuk diinvestigasi.

Dikatakan H Ranzes, Pihak berwenang, termasuk Dinas Tenaga Kerja setempat dinas Kesehatan diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan
meninggalnya korban setelah di oprasi. Lebih dari sekadar mencari kambing hitam, investigasi ini krusial untuk mengidentifikasi potensi kelalaian dalam standar operasi dan penerapan standar K3 dan memastikan langkah-langkah pencegahan serupa tidak terulang di masa mendatang.

Menurutnya, Kecelakaan ini juga menjadi pengingat bagi perusahaan-perusahaan di kawasan industri Karawang untuk lebih memperketat protokol keselamatan kerja. Investasi pada pelatihan K3 yang komprehensif, penyediaan alat pelindung diri (APD) yang layak, serta pengawasan rutin terhadap kepatuhan standar K3 bukan lagi sekadar formalitas, melainkan sebuah keharusan untuk melindungi aset paling berharga perusahaan: para pekerja.

“Ini adalah tamparan keras bagi kita semua. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali. Pemerintah dan pihak terkait harus lebih serius dalam mengawasi implementasi K3 di setiap perusahaan. Keselamatan
pekerja adalah prioritas utama,” tandas Ranzes

Keluarga Kintan saat ini tengah berjuang mencari keadilan atas kepergian orang terkasih mereka. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk serikat pekerja dan organisasi masyarakat, terus mengalir. Mereka berharap, investigasi yang komprehensif dapat segera dilakukan dan kebenaran dapat terungkap, sehingga kejadian tragis ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi dunia ketenagakerjaan di Karawang dan sekitarnya.

Publik menanti langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan adanya pertanggungjawaban jika terbukti adanya kelalaian. Kehilangan nyawa seorang pekerja akibat luka ringan seharusnya tidak terjadi, dan keadilan harus ditegakkan demi mencegah tragedi
serupa di masa depan.

Penulis : Yerrydewa

Editor : Hend

  • Artikel Terkait

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Suara Kita News, Karawang – Gerakan atau forum Gelo Commando 2026 secara resmi menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia dengan mengusung 8 Poin Aspirasi Rakyat. Berbagai tuntutan ini mencakup isu kesejahteraan sosial,…

    Lanjutkan Membaca

    // // //
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Suara Kita News.com, Pilkades Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, tengah menjadi sorotan hangat. Di tengah panggung pertarungan empat kandidat kuat, atmosfer pemilihan kali ini terasa jauh berbeda. Warga tidak lagi sekadar…

    Lanjutkan Membaca

    // // //

    Rekomendasi

    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    • October 12, 2026
    Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    • October 10, 2026
    Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    • October 9, 2026
    Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    • October 8, 2026
    Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    • October 8, 2026
    Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

    • October 8, 2026
    Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri