Sura Kita News.com – Sebanyak 32 biksu asal Thailand yang tengah menjalani ritual Thudong, berjalan kaki dari Thailand menuju Candi Borobudur untuk menyambut perayaan Waisak 2025, melintasi Kelurahan Karawang Wetan pada Selasa pagi (22/4). Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Lurah Karawang Wetan, Ave Maman, yang secara langsung mendampingi dan mengawal perjalanan mereka di wilayahnya.
Pengawalan dilakukan sejak para biksu memasuki gerbang Kelurahan Karawang Wetan hingga mereka beristirahat sejenak di halaman Balai Kelurahan. Di lokasi tersebut, para pejalan spiritual ini menikmati sarapan pagi dengan menu khas nasi liwet dan berbagai jajanan tradisional. Kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk berdialog singkat dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat, mempererat tali silaturahmi.
Lurah Ave Maman dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan dan apresiasinya atas kunjungan para biksu. Ia menegaskan komitmen Kelurahan Karawang Wetan untuk mendukung kegiatan lintas budaya dan menjunjung tinggi toleransi beragama.
“Kami merasa bangga wilayah kami menjadi bagian dari perjalanan ziarah suci ini. Semoga silaturahmi dan dialog yang terjalin dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama,” ujar Ave Maman.
Selain Lurah dan perangkat kelurahan, pengawalan rombongan biksu ini juga melibatkan anggota Linmas dan petugas kepolisian dari Polsek Karawang Timur. Kehadiran aparat keamanan ini memastikan perjalanan para biksu berjalan lancar dan aman.
Rombongan biksu Thudong ini dijadwalkan tiba di Karawang pada siang hari. Setelah beristirahat sejenak, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Candi Jiwa, sebuah situs bersejarah di Karawang, sebelum akhirnya kembali melanjutkan long march mereka menuju tujuan akhir di Candi Borobudur, Magelang. Perjalanan spiritual ini menjadi simbol persaudaraan dan pertukaran budaya antarnegara.
Penulis : Ayu
Editor : yerrydewa






