Negara yang Diprediksi Akan Hilang dari Peta Dunia di Masa Depan

Suarakitanews.com – Seiring berjalannya waktu, sejarah mencatat bahwa banyak negara pernah eksis namun akhirnya lenyap dari peta dunia. Penyebabnya pun beragam, mulai dari bencana alam, konflik politik, perang, hingga penyatuan wilayah. Menariknya, saat ini sejumlah negara diprediksi berpotensi mengalami nasib serupa di masa depan. Apa saja negara-negara tersebut?

Berikut ini adalah daftar negara yang diprediksi bisa hilang dari peta dunia, beserta penyebab logis yang mendasarinya. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Tuvalu – Terancam Tenggelam Akibat Kenaikan Air Laut

Tuvalu, negara kecil di kawasan Oseania, disebut-sebut sebagai salah satu negara yang paling rentan hilang dari peta dunia. Mengapa demikian?

Kenaikan permukaan air laut akibat perubahan iklim global menjadi ancaman serius bagi negara ini. Letaknya yang berada di tengah Samudera Pasifik dan terdiri dari pulau-pulau kecil serta atol koral membuat Tuvalu sangat rentan tenggelam jika krisis iklim tidak segera ditangani secara global.

2. Maladewa – Negara Surga Wisata yang Bisa Lenyap

Selain Tuvalu, Maladewa juga menghadapi ancaman yang sama. Negara kepulauan ini dikenal dengan pantainya yang indah, namun kini mulai mengalami erosi pantai secara signifikan.

Menurut studi dari United Nations University (UNU), kenaikan air laut berpotensi menyebabkan hilangnya pulau-pulau kecil di Maladewa. Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin negara ini akan hilang dari peta dunia dalam beberapa dekade ke depan.

3. Bangladesh – Negara Padat Penduduk yang Terus Terendam

Bangladesh merupakan salah satu negara yang paling rawan bencana alam. Tidak hanya sering dilanda banjir dan topan, tetapi juga menghadapi ancaman nyata dari kenaikan air laut.

Dilansir dari Concern Worldwide US, sekitar 75% wilayah daratan Bangladesh sudah berada di bawah permukaan laut. Dengan kondisi ini, banjir tahunan menjadi hal yang tidak terhindarkan. Jika tidak ada langkah antisipasi yang tepat, Bangladesh bisa kehilangan sebagian besar wilayahnya di masa depan.

4. Taiwan – Potensi Hilang Lewat Penyatuan dengan China

Berbeda dengan ancaman alam, Taiwan menghadapi potensi hilang dari peta dunia karena faktor politik. Ketegangan dengan China yang menganggap Taiwan sebagai provinsi pemberontak membuat posisi negara ini berada di ambang ketidakpastian.

Jika suatu saat terjadi penyatuan kembali dengan China, maka secara de jure, nama Taiwan bisa saja hilang dari peta politik dunia. Situasi ini masih terus berkembang dan menjadi perhatian banyak negara.

5. Korea Utara – Berpeluang Melebur Menjadi Korea Bersatu

Korea Utara, yang kini menjadi salah satu negara paling tertutup di dunia, juga masuk dalam daftar ini. Kemungkinan penyatuan dengan Korea Selatan seperti halnya Jerman Timur dan Barat di masa lalu, menjadi skenario yang kerap dibahas.

Jika unifikasi benar-benar terjadi, maka Korea Utara dan Selatan bisa melebur menjadi satu negara baru bernama “Korea Bersatu” atau “United Korea”. Dengan demikian, nama “Korea Utara” mungkin akan hilang dari peta dunia secara resmi.

Kesimpulan

Meskipun prediksi ini masih bersifat spekulatif, namun semua didasari oleh kondisi nyata yang saat ini tengah berlangsung. Mulai dari perubahan iklim, bencana alam, hingga geopolitik global, menjadi faktor penting yang menentukan eksistensi sebuah negara.

Menjaga bumi dan memperkuat diplomasi internasional menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah skenario kelam ini menjadi kenyataan.

Penulis : Mita Putri
Sumber : instagram @idntimes

Mita Putri

Artikel Terkait

John Walker: Apoteker Inggris yang Tidak Sengaja Menemukan Korek Api Modern pada 1826

Suarakitanews – Pernahkah Anda membayangkan dunia tanpa korek api? Sebelum tahun 1826, menyalakan api adalah pekerjaan yang melelahkan dan penuh risiko. Namun, berkat sebuah kecelakaan kecil di laboratorium seorang apoteker…

Lanjutkan Membaca

// // //
Tragedi Gas Fosfin di Hotel Istanbul: Satu Keluarga Tewas akibat Pestisida, Kasus Resmi Disidangkan

Suarakitanews, Turki – Kasus kematian tragis satu keluarga akibat paparan pestisida beracun di Istanbul, Turki, kini resmi memasuki tahap persidangan. Peristiwa ini tidak hanya mengejutkan publik, tetapi juga memicu kekhawatiran…

Lanjutkan Membaca

// // //

Rekomendasi

Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

  • October 12, 2026
Gelo Commando 2026 Rilis 8 Poin Aspirasi Rakyat untuk Pemerintah dan Aparat

Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

  • October 10, 2026
Bangle Ngahiji: Menyongsong Era Baru Desa Bangle Bersama Ralli Saripudin, S.H.

Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

  • October 9, 2026
Gebrakan Baru Penempatan Kerja, Disnakertrans Jabar Gandeng KIIC Gelar Bursa Kerja Online Interaktif

Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

  • October 8, 2026
Darurat WASH di Pesisir Karawang: Ketika Infrastruktur Pemerintah Berhenti di Angka “Selesai Dibangun”

Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

  • October 8, 2026
Bupati Aep Syaepuloh: Kesaktian Pancasila Harus Wujud dalam Pelayanan Publik dan Aksi Nyata

Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri

  • October 8, 2026
Pemkab Karawang Terima Bantuan 220 Becak Listrik Presiden Prabowo dan Program Kesejahteraan Peruri