Suara Kita News.com – Curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Karawang menyebabkan kondisi darurat di Kali Cikalapa. Sungai yang berhulu di kawasan industri KIIC dan melintasi permukiman warga Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Barat, dilaporkan mengalami longsor pada bantarannya, mengakibatkan terhambatnya laju aliran air. Jumat ( 18/04/2025)
Kepala Desa Wadas, H. Jujun Junaedi, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi sungai yang kian memprihatinkan ini. Beliau mendesak pihak pengelola kawasan industri KIIC dan Rolling Hills untuk segera mengambil tindakan dan membantu memperbaiki kerusakan yang terjadi. Terhambatnya aliran air dikhawatirkan akan memicu banjir, terutama mengingat intensitas hujan yang belum menunjukkan penurunan.

“Kami sangat khawatir dengan kondisi Kali Cikalapa saat ini. Longsor ini bisa menyebabkan banjir seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Kami berharap pihak kawasan industri bisa segera membantu
mengatasi masalah ini,” ujar H. Jujun Junaedi.
Senada dengan kepala desa, tokoh masyarakat setempat, H. Ranzes, mengingatkan kembali upaya normalisasi Kali Cikalapa yang telah dilakukan pada tahun 2021. Proyek normalisasi sepanjang 6,5 kilometer tersebut merupakan langkah antisipasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang
untuk mencegah banjir di wilayah Desa Wadas, yang kerap menjadi langganan banjir akibat meluapnya sungai ini.
“Dulu Kali Cikalapa sudah pernah dinormalisasi dengan anggaran dari konsorsium beberapa kawasan industri. Ini dilakukan untuk mencegah banjir di Wadas. Kita berharap kejadian longsor ini bisa segera
ditangani agar upaya pencegahan banjir tidak sia-sia,” kata H. Ranzes.
Dana normalisasi Kali Cikalapa sebelumnya diketahui berasal dari kolaborasi sejumlah kawasan industri besar di Karawang, termasuk KIIC, Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE), Pertiwi Lestari, dan Sedana
Golf.
Kondisi longsor yang saat ini menutup sebagian besar aliran sungai menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan warga Desa Wadas. Mereka khawatir, jika tidak segera ditangani, potensi banjir akan semakin meningkat, terutama jika curah hujan terus tinggi.
Kepala desa dan tokoh masyarakat setempat kompak meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Karawang serta pihak-pihak terkait di kawasan industri untuk segera turun tangan mencari solusi permanen agar bantaran Kali Cikalapa tidak kembali longsor dan menyebabkan aliran sungai
tersumbat, yang pada akhirnya merugikan masyarakat di sekitar bantaran sungai. Penanganan cepat dan tepat dinilai krusial untuk mencegah terulangnya bencana banjir di wilayah tersebut.
Penulis : Dewa
Editor : Yerry






