Suara Kita News.com -Di tengah dinamika politik yang terus bergerak, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., MM., memilih cara unik untuk merajut kedekatan dengan konstituennya. Reses II Tahun Sidang 2024–2025 yang digelarnya di Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, pada Selasa (4/3/2025), bukan sekadar seremonial, tetapi “jemput bola” aspirasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Masjid Jami At-Taqwa, Desa Sindangsari, menjadi saksi bisu antusiasme warga. Tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, petani, hingga masyarakat umum, tumpah ruah menyampaikan aspirasi. Dari infrastruktur jalan yang rusak, pendidikan yang belum merata, tempat ibadah yang butuh perbaikan, hingga dukungan UMKM, rumah layak huni (rulahu), pertanian, dan tenaga kerja, semua terangkum dalam dialog yang hangat.
“Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Kabupaten Karawang dan Purwakarta,” tegas Pipik, yang akrab disapa Kang Pipik, dengan nada penuh semangat.
Reses “jemput bola” ala Kang Pipik ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah strategi cerdas untuk terjun langsung guna merasakan denyut nadi masyarakat, memahami keluh kesah, dan merespons dengan tepat.Aspirasi yang terhimpun menjadi dasar penyusunan program yang tepat sasaran, sesuai kebutuhan riil di lapangan. Masyarakat dapat langsung mengawal dan memastikan kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan harapan. sertaReses menjadi wadah bagi masyarakat untuk aktif terlibat dalam pembangunan daerah
Lebih dari itu, kehadiran Yayah, Wakil Ketua DPC PDIP Karawang, menunjukkan sinergi kuat antara wakil rakyat dan partai dalam melayani masyarakat.
“Kami percaya Kang Pipik mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat. Semoga kehadiran beliau membawa perubahan positif bagi warga Kecamatan Kutawaluya, khususnya Desa Sindangsari,” ujar Yayah, penuh harap.
Reses Kang Pipik bukan sekadar agenda formal. Ini adalah bukti nyata komitmen seorang wakil rakyat yang memilih untuk hadir, mendengar, dan berjuang bersama masyarakat.
Penulis : Ayu
Editor : Yerrydewa






