Suara Kita News.com – Banjir melanda Karawang, dan Bupati Aep Syaepuloh tidak tinggal diam. Bersama Wabup Maslani dan Dandim 0604, ia ‘turun gunung’ menyambangi warga Desa Purwadana dan Sukamakmur yang terdampak, menjadikan lokasi pengungsian Resinda sebagai ‘posko harapan’ di tengah bencana.
“Kami dan Wabup serta dinas terkait meninjau posko pengungsi banjir warga Desa Sukamakmur dan warga Desa Purwadana. Saya harus pastikan agar warga yang mengungsi mendapatkan pelayanan yang baik. Mendapatkan layanan kesehatan, layanan logistik dan tempat yang layak,” tegas Bupati Aep, Rabu (5/2/25).
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Bupati Aep ingin memastikan bantuan dari Dinas Sosial dan BPBD tepat sasaran. Di tengah kepanikan dan ketidakpastian, kehadirannya membawa secercah harapan bagi para pengungsi.
Namun, Bupati Aep tidak hanya fokus pada penanganan darurat. Ia juga menyoroti perlunya solusi jangka panjang. “Insya Allah, musibah banjir ini bisa segera selesai dan ke depannya harus ada langkah kongkret untuk menangani permasalahan banjir di sejumlah wilayah di Karawang,” ujarnya.
Banjir Karawang menjadi pengingat bahwa bencana alam bisa datang kapan saja. Dibutuhkan pemimpin yang responsif, inovatif, dan berani mengambil langkah-langkah konkret untuk melindungi warganya. Bupati Aep Syaepuloh telah menunjukkan komitmennya. Kini, saatnya untuk mewujudkan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.
Penulis : yu
Editor : Yerrydewa






